
Teheran, LiputanIslam.com – Jet tempur Israel telah melancarkan sedikitnya 20 serangan udara di kota pelabuhan Hodeidah di bagian barat Yaman.
Angkatan Bersenjata Yaman dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (6/7) menyatakan bahwa Angkatan Udara sedang menghadapi agresi Israel di Yaman. Hal ini terjadi setelah tentara Israel mengeluarkan ancaman bahwa mereka akan segera melakukan serangan.
Radio Militer Israel melaporkan, “Beberapa menit setelah militer mengeluarkan peringatan untuk pengosongan sejumlah pelabuhan di Yaman, Angkatan Udara melancarkan serangan udara di pelabuhan Hodeidah di Yaman.”
TV Al-Masirah, yang berafiliasi dengan kelompok Ansar Allah Yaman, di platform X melaporkan bahwa jet tempur Israel melancarkan serangkaian serangan udara di Hodeidah dan menyasar pelabuhan Hodeidah, Ras Isa, dan Salif, dan pembangkit listrik pusat Ras al-Kathib.
Daerah itu sebelumnya juga pernah menjadi sasaran beberapa serangan udara Israel, yang terbaru di antaranya terjadi kurang dari sebulan yang lalu.
Juru bicara IDF Avichay Adraee di platform X mengatakan, “Peringatan mendesak bagi mereka yang berada di pelabuhan Hodeidah, Ras Issa, dan Salif, dan di dalam pembangkit listrik Hodeidah-Ras al-Khatib, yang berada di bawah kendali rezim Houthi.”
Dia menambahkan bahwa tentara Israel “akan segera melancarkan serangan di daerah-daerah tersebut karena adanya aktivitas militer yang terjadi di sana.”
Dia juga mengatakan, “Kami mendesak semua yang berada di daerah yang ditunjuk, serta kapal-kapal yang berlabuh di dekatnya, untuk segera mengungsi.”
Israel telah berulang kali melancarkan serangan udara di berbagai lokasi di Yaman hingga menjatuhkan korban jiwa dan korban luka warga sipil, serta kerusakan yang meluas.
Menanggapi perang genosida Israel terhadap Jalur Gaza, Angkatan Bersenjata Yaman kubu Ansarullah mengumumkan pada hari Minggu sebelumnya bahwa mereka telah “berhasil” menyerang Bandara Ben Gurion di Israel tengah dengan rudal balistik hipersonik.
Juru bicara militer Yaman, Yahya Saree, dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi menyatakan bahwa operasi itu “menyebabkan jutaan Zionis melarikan diri ke tempat perlindungan dan menghentikan operasi bandara.”
Dia menegaskan, “Operasi dukungan akan terus berlanjut hingga agresi di Gaza berhenti dan blokade dicabut.”
Tentara Israel mengumumkan bahwa pertahanan udaranya mencegat rudal yang ditembakkan dari Yaman, dan sirene serangan udara diaktifkan di beberapa wilayah di Israel. (mm/raialyoum)