Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Israel Bantah Terapkan Serangan “Bunuh Diri” Demi Cegah Ketersanderaan Tentara Zionis

Published 25/02/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

tentara israel01TelAviv, LiputanIslam.com – Tak seperti biasanya, kali ini militer Israel secara resmi menepis laporan surat kabar Lebanon Daily Star (DS) bahwa tentara Israel menerapkan suatu cara yang kontroversial dalam upayanya mencegah keterculikan anggotanya, setelah bulan lalu milisi Hizbullah melancarkan serangan balasan telak terhadap konvoi kendaraan militer Israel di kawasan pertanian Sheeba, Lebanon Selatan.

DS sebelumnya melaporkan bahwa militer Israel menerapkan “protokol hannibal”, yaitu suatu cara yang demi mencegah keterculikan anggotanya militer Israel tak segan-segan melakukan tindakan apapun, termasuk membunuh tentara Israel sendiri yang tertawan bersama pihak lawan yang menawannya. Prosedur demikian diterapkan Israel setelah pada 28 Januari lalu Hizbullah meroket konvoi mobil militer Israel hingga menewaskan dan melukai beberapa tentara Zionis.

Dalam peristiwa itu tentara Israel yang panik segera berusaha membalas dan menggempur beberapa lokasi yang diduga terdapat milisi Hizbullah, namun ternyata justru menewaskan anggota Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (UNIFIL) asal Spanyol.

Koran Israel Haaretz menyebutkan bahwa berdasarkan protokol atau prosedur hannibal, militer Israel saat itu selayaknya menerapkan tindakan sekeras mungkin demi mencegah jatuhnya anggota militer Israel ke tangan penyerang, walaupun dapat menyebabkan kematian pihak yang “tersandera”.

Sebagaimana dilaporkan Rai al-Youm Selasa (24/2/2015), juru bicara resmi militer Israel dalam pernyataannya kepada TV Israel Channel 10 membantah laporan DS. Dia mengatakan bahwa pihaknya sama sekali tidak menerapkan protoko Hanninal dalam peristiwa di Sheeba tersebut.

DS menyebutkan bahwa saat itu tentara Israel tidak seperti biasanya dalam upayanya melancarkan serangan balasan. Saat itu pasukan Israel menggempur lokasi-lokasi yang diduga terdapat “regu-regu penyandera” yang berusaha kembali ke Lebanon dengan membawa tawanan tentara Israel.

DS mengutip pengakuan seorang perwira Israel bahwa pasukan Israel telah diinstruksikan supaya menerapkan prosedur hannibal.

Prosedur ini mulai mengemuka pada tahun 1986, yaitu setelah tiga anggota Brigade Givati Israel tertawan di Lebanon. Saat itu diketahui bahwa rekan-rekan tentara Israel yang tertawan membiarkan mobil yang membawa para tawanan berlalu begitu saja tanpa melepaskan tembakan. Prosedur hannibal diberlakukan demi mencegah terulangnya kejadian tersebut.

Namun demikian, prosedur itu segera menimbulkan kontroversi karena banyak yang menganggapnya sebagai tindakan yang mengesankan bahwa tentara Israel lebih baik terbunuh daripada “tersandera”. Hal ini lantas mendorong Israel untuk mendefenisi prosedur itu secara lebih ketat dengan cukup menegaskan keharusan mencegah ketersanderaan tentara Israel. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account