Israel: AS Hampir Akui Kegagalan Perundingan Nuklir dengan Iran

0
163

Nazaret, LiputanIslam.com  Para pejabat Israel menyatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat (AS) sudah semakin dekat dengan pengakuannya atas kegagalan negosiasi Wina mengenai kesepakatan nuklir Iran.

Dikutip Rai Al-Youm, Selasa (26/4),  surat kabar Israel Hayom melaporkan bahwa para pejabat menyebutkan kemungkinan negara-negara besar dunia menandatangani perjanjian nuklir baru dengan Iran menurun dratis.

Menurut laporan itu, pejabat pemerintah AS kini sudah lebih dekat dari sebelumnya untuk mengakui kegagalan tujuan yang dinyatakan Presiden AS Joe Biden untuk kembali ke perjanjian nuklir Iran tahun 2015, yang lazim disebut Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

Pembicaraan di Wina, ibu kota Austria, antara Iran dan beberapa negara terkemuka dunia ditangguhkan selama enam minggu, karena Iran mendesak Washington menghapus nama Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dari daftar hitam organisasi teroris AS.

Pekan lalu, seorang pejabat diplomatik senior Israel mengklaim bahwa pejabat pemerintahan Biden telah memberi tahu para sekutunya di Eropa bahwa Washington tidak memiliki rencana untuk menghapus IRGC dari daftar hitam.

Seorang pejabat mengatakan kepada Israel Hayom, “Kemungkinan kedua belah pihak menandatangani kesepakatan di masa mendatang memudar… Gedung Putih hari ini lebih bersedia untuk mengakui kemungkinan pembicaraan gagal.”

Senin lalu Iran menyerukan pertemuan baru “sesegera mungkin” dalam negosiasi Wina yang melibatkan Iran dengan Inggris, Cina, Prancis, Jerman dan Rusia secara langsung dan AS secara tidak langsung.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh, “Sangatlah layak untuk mengadakan pertemuan sesegera mungkin.” (mm/raialyoum)

Baca juga:

 

DISKUSI: