Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

ISIS Tinggalkan 1000 Anak Dengan 100 Logat

Published 29/10/2018 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

London, LiputanIslam.com –  Surat kabar The Sunday Times yang berbasis di Inggris melaporkan bahwa kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah “meninggalkan 1000 anak dengan 100 logat.”

Dalam laporan yang dibuat oleh korespondennya bidang Timteng, Louise Callaghan, The Sunday Times, Ahad (28/10/2018), menyebutkan bahwa di sebuah bukit kecil di sebuah dataran di bagian timur laut Suriah terdapat kamp Roj yang digunakan untuk menampung orang-orang terlantar.

Di situ terdapat tenda-tenda putih di atas tanah merahnya yang sepintas terlihat serupa dengan puluhan pemukiman pengungsi lain di wilayah tersebut.

Namun, di balik pagar rantai dan di bawah pengawasan petugas perempuan milisi Kurdi ternyata ada beberapa orang yang sangat berbeda dengan para pengungsi lain. Mereka adalah wanita dan anak-anak dari “kekhalifahan”, yakni mereka adalah kaum perempuan ISIS yang datang dari pelbagai penjuru dunia untuk hidup di bawah pemerintahan ISIS.

Para pejabat Kurdi menyatakan di wilayahnya itu terdapat 500 perempuan dan 1200 anak yang berasal dari 44 negara. Mereka ditampung di tiga kamp di bagian timur laut Suriah.

Menurut Callaghan, sebagian negara asal mereka menolak kepulangan mereka, sementara pihak Kurdi juga tidak menghendaki kebertahanan mereka.

Callaghan menyebutkan bahwa para peninjau kamp itu dapat melihat perbauran yang unik kaum terlantar itu akibat keberadaan mereka sebelumnya di bawah pemerintahan ISIS. Ada anak kecil berbahasa Inggris mengenakan kostum Spiderman. Ayahnya diduga berasal dari AS.

Terlihat pula seorang perempuan asal Azerbaijan yang bergabung dengan ISIS pada usia 13 tahun, namun sekarang sudah dua kali menikah dengan dua anggota kelompok teroris ini, dan dua kali menjanda. Juga ada seorang perempuan Belanda bersama dua orang anaknya yang berkulit putih kemerahan. Dan masih banyak lagi.

Uniknya lagi, di kamp itu terdengar percakapan dengan berbagai bahasa, termasuk Arab, Inggris, Belanda, Swedia, dengan ratusan aksen.

Callaghan melanjutkan bahwa meskipun mereka tidak dipenjara tapi selalu berada dalam pengawasan dan dibatasi secara ketat dalam menggunakan internet dan berkomunikasi dengan keluarga mereka. Dan apapun alasan mereka bergabung dengan ISIS, mereka mengetahui bahwa apa yang mereka ceritakan di kamp itu kepada para pejabat bisa jadi akan menentukan masa depan mereka. (mm/thesundaytimes)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account