Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

ISIS di Suriah Hancurkan Beberapa Lagi Peninggalan Romawi di Palmyra

Published 21/01/2017 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Damaskus, LiputanIslam.com –  Kawanan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kembali memamerkan kebejatan dan vandalismenya kepada dunia. Mereka menghancurkan  peninggalan sejarah berupa monumen Tetrapylon dan bagian dari gedung teater Romawi di kota kuno Palmyra, Suriah.

Vandalisme ini menjadi kasus terbaru serangan ISIS terhadap peninggalan sejarah Suriah, dan merupakan mimpi buruk lagi bagi negara pimpinan Presiden Bashar al-Assad ini.

“Ini merupakan film horror, dan kita akan melihatnya lebih banyak lagi. Selagi masih dibawah kontrol mereka, kota ini akan tetap menjadi sandera,” ungkap Maamoun Abdul Karim, pejabat Suriah yang menangani peninggalan kuno, Jumat (20/1/2017).

“Ini merupakan skandal. Palmyra diduduki tapi tak ada kemarahan dari masyarakat internasional. Kami berusaha melindungi peradaban, ini di luar pertimbangan politik, diperlukan solidaritas internasional,” lanjutnya.

Pasukan Suriah dan Rusia sudah membebaskan kota itu dari pendudukan ISIS pada Maret 2016, tapi Desember kemudian ISIS merebutnya kembali ketika pasukan Suriah dan Rusia berkonsentrasi pada pembebasan kota Aleppo. Belakangan ini dikabarkan pasukan Suriah sudah memulai operasi militer secara masif untuk pembebasan lagi, tapi belum ada laporan mengenai perkembangannya.

Saat pertama menduduki Palmyra, ISIS menggempur musium dan puing kono, meledakkan menara Kuil Bel yang menjulang tinggi dan berusia 2000 tahun serta Arch of Victory bersama artefak-artefak lain yang terkira nilainya.  Tak cukup dengan itu, mereka melengkapi kebrulatannya dengan mengeksekusi arkeolog terkemuka Khaled al-Assad.

Abdulkarim menjelaskan bahwa kali ini ISIS menghancurkan Tetrapylon, koleksi pilar monumental di panggung dekat pintu masuk kota kuno ini, dan bagian depan teater Romawi, di mana musisi orkestra St Petersburg Mariinsky pernah tampil dalam konser kemenangan.

Kepala badan kebudayaan PBB menyebut aksi ISIS itu “kejahatan perang baru dan kerugian besar bagi rakyat Suriah dan bagi kemanusiaan”.

“Ini pukulan baru terhadap warisan budaya … menunjukkan bahwa aksi pembersihan budaya yang dipimpin oleh ekstrimis berusaha untuk menghancurkan kehidupan manusia  maupun monumen bersejarah demi  mencerabut rakyat Suriah dari masa lalu dan masa depan,” ungkap dirjen Unesco, Irina Bokova.

Arkeolog Suriah telah mengirim banyak artefak, termasuk sekitar 400 patung ke Damaskus,ibu kota Suriah, demi mencegah kerusakan lebih banyak apabila ISIS datang lagi ke Palmyra, tetapi banyak relief dan bangunan masih berada di situs sejarah Palmyra dan rentan pengrusakan. (mm/guardian)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account