Teheran, LiputanIslam.com – Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Mayjen Mohammad Pakpour, memastikan respon negara ini akan telak, cepat dan menjerakan terhadap Israel jika rezim Zionis ini salah perhitungan dalam berurusan dengan Iran.
Pakpour menekankan bahwa pengalaman perang yang dipaksakan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel kepada Iran pada bulan Mei lalu membuktikan bahwa strategi penguatan pertahanan komprehensif dan pengandalan kemampuan dalam negeri efektif mencegah musuh mencapai tujuan kejinya.
Hal ini dia sampaikan dalam pesan ucapan selamatnya kepada Menteri Pertahanan dan Logistik Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, Brigjen Aziz Nasirzadeh, pada momen Hari Industri Pertahanan, Jumat (22/8).
“Tak diragukan lagi, pencapaian besar dan membanggakan industri pertahanan Republik Islam Iran merupakan buah dari keyakinan, kepercayaan diri, inisiatif, dan upaya tak kenal lelah rakyat nan setia dan revolusioner, yang – berkat bimbingan Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata (Ayatullah Ali Khamenei)- telah merintis jalan menuju martabat dan kemandirian pertahanan negara. Kini, dengan mengandalkan kemampuan ini, Republik Islam Iran telah mencapai puncak daya deterensi,” bunyi pesan itu.
Dia menambahkan, “Pengalaman Pertahanan Suci selama perang 12 hari yang dipaksakan oleh AS dan rezim Zionis beberapa waktu lalu kembali membuktikan bahwa strategi penguatan pertahanan komprehensif dan pengandalan kemampuan dalam negeri efektif menggagalkan musuh dalam upanya mencapai tujuan keji mereka dan memperingatkan mereka agar tidak memulai petualangan baru.”
Pakpour mengapresiasi upaya revolusioner, setia, dan tulus dari Menteri Pertahanan dan personel sektor industri pertahanan. Dia menekankan keharusan peningkatan sinergi dan koordinasi antara Kementerian Pertahanan dan Angkatan Bersenjata, dan menyatakan keyakinannya bahwa melanjutkan pendekatan ini akan memetakan masa depan yang lebih cerah dan lebih sejahtera dalam upaya mencapai cita-cita Revolusi Islam dan menjamin keamanan negara yang berkelanjutan.
Dia juga menyebutkan, “Pada momen peringatan yang berharga ini, kami menegaskan kembali kepada bangsa Iran nan besar bahwa pasukan Iran dengan menjalankan petunjuk Pemimpin Revolusi dan Panglima Tertinggi angkatan bersenjata (Ayatullah Khamenei) dalam menjamin keamanan dan melindungi kemerdekaan dan keamanan nasional dan keutuhan wilayahnya akan berada di puncak keterjagaan dan kesiapan. Dan mengingat jalannya perang yang dipaksakan selama 12 hari, mereka memberikan respon yang telak, cepat dan menjerakan terhadap segala tindakan salah perhitungan dari musuh dalam berkonfrontasi dengan Iran.” (mm/alalam)