IRGC: Ancaman Netanyahu Tak Ada Artinya Bagi Iran

0
53

Teheran, LiputanIslam.com –   Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) bersumpah untuk melindungi para penasihat militer Iran di Suriah, dan mengabaikan ancaman Israel yang disebutnya “konyol dan lucu” untuk menyerang mereka.

“Kami akan melindungi semua penasihat militer serta persenjataan dan peralatan yang telah kami kirimkan ke Suriah untuk membangkitkan kembali para pejuang perlawanan Islam dan mendukung rakyat di negara Islam ini,” tegas Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Mayjen Mohammad Ali Jafari, Rabu.

Penegasan ini merupakan tanggapan atas ancaman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Selasa lalu bahwa Israel “tidak akan berhenti menyerang” sasaran Iran di Suriah sampai Iran keluar dari Suriah.

Kepada Netanyahu, Jafari menegaskan, “Yakinlah bahwa ancaman konyolmu tidak ada artinya bagi kami.”

Dia menyebutkan bahwa ada alasan mengapa Iran masih bersabar menghadapi “tindakan putus asa” Israel di Suriah, dan mengingatkan Netanyahu bahwa dia akan segera mengetahui bahwa alasan itu.

Jafari menambahkan, “Berhati-hatilah kamu memelintir ekor singa. Takutlah pada suatu hari di mana rudal-rudal Iran jatuh menimpa kepalamu , dan membalaskan semua darah yang telah kamu tumpahkan dari Muslim yang tertindas di kawasan.”

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qassemi juga menanggapi ancaman Netanyahu dengan mengingatkan kepadanya dan para pejabat Tel Aviv lainnya agar tidak menguji kesabaran Iran dengan “propaganda tak berguna”. (mm/presstv)

DISKUSI: