Iran Tepis Tuduhan Menyerang Kedubes AS di Irak

0
158

Teheran, LiputanIslam.com –  Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh menyatakan bahwa Iran mengecam dan menentang segala bentuk serangan terhadap misi diplomatik.

Hal itu ditegaskan sebagai tanggapan atas tuduhan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo terkait dengan serangan roket yang menyasar lokasi Kedutaan Besar AS di Baghdad pada Ahad malam lalu.

“Kami membantah keras tuduhan anti- # Iran @ SecPompeo, yang secara terang-terangan bertujuan menciptakan ketegangan. Iran menolak serangan apapun terhadap misi diplomatik,” ungkap Saeed Khatibzadeh di halaman Twitter-nya, Senin (21/12)

“Kehadiran militer AS adalah sumber instabilitas di kawasan kami. Tidak ada putaran apapun yang dapat mengalihkan kesalahan atas kejahatannya,” tambah Khatibzadeh.

Menyusul serangan roket tersebut, Pompeo menuding Iran berada di balik serangan itu melalui pernyataan yang dipublikasi oleh layanan pers Departemen Luar Negeri AS sebelum kemudian melalui pernyataan di Twitter.

“Milisi yang didukung Iran menyerang lagi secara mencolok dan sembrono di Baghdad, melukai warga sipil Irak,” tuding Pompeo di Twitter.

Dia menambahkan “Rakyat Irak pantas meminta para penyerang ini diadili. Penjahat yang kejam dan korup ini harus menghentikan tindakan destabilisasi mereka.”

Pompeo mengklaim telah jatuh korban sipil, sementara beberapa media Irak Saberin News melaporkan bahwa sistem pertahanan Kedutaan Besar AS telah menimbulkan kerusakan di daerah pemukiman di sekitar Zona Hijau. (mm/mn)

Baca juga:

Video]:Lokasi Kedubes AS di Baghdad Dihantam Serangan Roket

Kedubes AS Diserang, Sadr: Parlemen Irak Segera Berunding dengan Kedubes AS

DISKUSI: