Damaskus, LiputanIslam.com – Kepala Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri di Dewan Syura Iran, Vahid Jalalzadeh, menegaskan negara republik Islam ini telah mendukung perjuangan Palestina selama empat dekade, dan selanjutnyapun tetap tidak mundur meski mendapat segala bentuk tekanan.
Pernyataan itu disampaikan sampaikan Jalalzadeh dalam pertemuan di kedutaan Iran untuk Suriah di Damaskus, Rabu (9/8), di mana dia bertemu dengan para pemimpin dan perwakilan faksi-faksi pejuang Palestina di hadapan Duta Besar Iran, Hossein Akbari.
Jalalzadeh menyebutkan bahwa dalam pertemuan ini telah ditegaskan bahwa Iran sangat bangga mendukung rakyat Palestina selama empat dekade.
“Yang Mulia, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran (Ayatullah Ali Khamenei), telah berulang kali menegaskan bahwa Iran tidak basa-basi dalam mendukung perjuangan Palestina dan rakyat Palestina, dan dalam upaya menghapus keberadaan entitas Zionis. Pada semua negosiasi yang dilakukan antara Iran dan negara-negara Barat, dan secara tidak langsung dengan AS, masalah Palestina juga dibahas,” ungkapnya.
Jalalzadeh mengatakan, “Kami senyum saja kepada entitas Zionis, bagi Amerika sudah siap untuk mencabut sanksi yang dikenakan pada Republik Islam Iran. Tapi rakyat dan pemimpin Iran selalu mengorbankan kepentingan mereka dengan membela Palestina, dan insya Allah, dalam 25 tahun ke depan, tidak akan ada lagi yang namanya Rezim Zionis.”
Pejabat Iran itu menambahkan, “Rezim Zionis mengandalkan perselisihan antara faksi Palestina, dan karena itu barisan harus disatukan dalam satu kubu untuk menghadapi entitas Zionis.”
Mengenai kunjungannya ke Suriah, Jalalzadeh mengatakan, “Kami sekarang sedang berkunjung ke ibu kota Suriah, Damaskus, dan dalam pertemuan ini kami bersama faksi-faksi Palestina membahas perkembangan terakhir di wilayah pendudukan (Palestina). Kami menegaskan kontinyuitas Republik Islam Iran dalam mendukung perjuangan dan pendirian semua pejuang resisteni Palestina dalam menghadapi entitas Zionis, baik di Tepi Barat maupun Jalur Gaza”.
Dia juga menegaskan, “Sekarang perlawanan terhadap entitas Zionis tidak surut menjadi satu kelompok, karena semua rakyat Palestina dan semua pemuda Palestina telah memasuki garis dan berjuang untuk pembebasan tanah Palestina.”
Jalalzadeh juga menyebut kemenangan Suriah sebagai keajaiban abad ini. (mm/raialyoum)