Iran Sebut Spekulasi Pesawat Ukraina Jatuh karena Rudal Tak Masuk Akal

0
80

Teheran, LiputanIslam.com –  Ketua Organisasi Penerbangan Iran, Ali Abedzadeh, menyebut spekulasi dan anggapan yang dilontarkan oleh sebagian orang bahwa pesawat Ukraine International AIrlines (UIA) jatuh pada Rabu lalu karena ditabrak oleh rudal tidak ilmiah dan tak masuk akal.

Dia juga mengatakan bahwa negara-negara yang bersangkutan menyatakan kesediaan mereka untuk hadir di komisi penyelidikan atas insiden itu.

Sembari menyampaikan belasungkawa atas insiden itu, Abedzadeh menjelaskan bahwa ada banyak penerbangan domestik dan asing di wilayah udara Iran ketika pesawat nahas itu terbang pada ketinggian yang sama, dan ada koordinasi penuh antara sektor militer dan sipil di Iran.

Dia menilai dugaan mengenai tertembaknya pesawat itu sama sekali tidak benar, dan menyoal, “Mana mungkin ada penerbangan sebanyak ini di sebuah negara yang membutuhkan keamanan?”

Abedzadeh menganggap serangan rudal ke pesawat Ukraina itu mustahil secara ilmiah, dan rumor demikian tidak memiliki dimensi logis.

Presiden AS Donald Trump yang memusuhi Iran mengaku curiga curiga pesawat itu jatuh akibat salah tembak militer Iran.

Perdana Menteri Kanada, negara sekutu AS, Justin Trudeau, mengklaim negaranya memiliki data dari berbagai sumber intelejen yang menunjukkan bahwa pesawat itu jatuh di  Teheran karena tertembak rudal Iran.

Pesawat jenis Boeing 737-800 itu jatuh pada dini hari Rabu lalu hingga 176 orang yang ada di dalamnya tewas, dan hingga kini belum diketahui penyebabnya. Pada dini hari itu pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam Iran membombardir pangkalan-pangkalan militer AS di Irak.  (mm/alalam/afp/cnn)

DISKUSI: