Teheran, LiputanIslam.com – Juru bicara pemerintah Iran Ali Bahadri Jahromi, Kamis (28/6), menyatakan bahwa satelit negara ini dapat memantau gerakan sekecil apa pun yang terjadi.
“Selama periode Pertahanan Suci (Perang Iran-Irak 1980-1988) kami tidak memiliki satelit, sementara musuh (pada saat itu) memiliki keunggulan informasi atas kami dan memantau kami dengan cara ini, sementara hari ini satelit Iran dapat memantau gerakan sekecil apa pun yang terjadi,” kata Jahromi dalam sambutan di Universitas Sains dan Teknologi Antariksa, seperti dikutip Al-Alam, Kamis (15/6).
Sembari menyebutkan bahwa dunia telah memasuki era baru persaingan untuk supremasi kekuasaan, dia mengatakan, “Dalam kompetisi baru ini, banyak pemain yang berusaha untuk mendapatkan peran terpenting, dan ini termasuk negara-negara kecil sekalipun.”
Jahromi menjelaskan, “Jika suatu negara ingin menjadi salah satu negara yang unggul dan maju serta tidak mengulurkan tangan kepada negara lain, maka tidak dapat mengabaikan sains dan teknologi modern. Salah satu kebutuhan pertumbuhan dan pembangunan ialah penguasaan bangsa ini atas sains dan teknologi di semua bidang.”
Mengenai pentingnya eksistensi di luar angkasa saat ini, dia mengatakan, “Industri luar angkasa, seperti nanoteknologi dan industri nuklir, adalah ilmu pengetahuan modern dan industri dengan dimensi praktis, sangat penting dan bukan barang mewah atau tidak berguna bagaimanapun.”
Bahadri Jahromi menambahkan, “Meskipun informasi masyarakat umum tentang manfaat dan aplikasi industri antariksa sangat sedikit dan terbatas, namun ia memainkan peran penting dalam berbagai bidang, termasuk masalah lingkungan, meteorologi, pertanian, komunikasi, bencana alam, keamanan, pertahanan, dan lain-lain. Kita harus dapat memanfaatkan datanya secara maksimal.”
Mengenai upaya dewasa ini untuk mengembangkan industri luar angkasa di negara kita, Bahadri Jahromi mengatakan, “Tahun lalu, ada lompatan dalam industri luar angkasa dan enam peluncuran luar angkasa tercapai, yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam aktivitas luar angkasa negara kita dalam satu tahun.” (mm/alalam)
Baca juga: