Teheran, LiputanIslam.com – Menteri Pertahanan Iran Brigjen Mohammad Reza Ashtiani mengatakan bahwa semua sanksi dan embargo senjata terhadap negara republik Islam ini akan dicabut pada bulan Oktober 2023.
Dalam sebuah artikel yang diterbitkan di Al-Vefagh Selasa (5/9), Ashtiani memastikan semua sanksi senjata Barat terhadap Teheran akan berakhir dalam beberapa minggu mendatang.
Dia juga mengumumkan kesiapan Iran meningkatkan pertahanan dan hubungan strategisnya dengan semua negara independen, terutama dengan negara-negara Muslim dan regional.
“Industri pertahanan Iran telah mencapai tingkat kematangan dan kemakmuran yang dapat menjadi titik konvergensi dan hubungan pertahanan, hubungan teknis dan teknologi dengan negara-negara independen dan tetangga,” tulisnya.
Dia menyebutkan bahwa salah satu misi terpenting kementeriannya adalah “menghasilkan kekuatan dan keamanan” melalui pengembangan kapasitas dan kemampuan dalam industri pertahanan, dan berfokus pada desain dan pembuatan senjata yang dibutuhkan Iran.
“Kementerian Pertahanan merancang dan memproduksi semua jenis peralatan dan senjata yang dibutuhkan oleh Angkatan Bersenjata negara ini di bidang udara, laut dan darat, dan semua jenis rudal balistik dan jelajah, semua jenis drone, kapal permukaan dan bawah permukaan, peralatan cyber, dengan mengandalkan sains dan teknologi dalam negeri,” ungkap Ashtiani.
Dia juga menambahkan bahwa senjata dan peralatan industri pertahanan Iran telah membuktikan efektifitasnya di medan pertempuran, terutama dalam penumpasan terorisme, dan banyak negara berupaya mengembangkan hubungan pertahanan mereka dengan Teheran.
Sementara itu, Panglima Angkatan Udara Iran, Brigjen Hamid Vahidi mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengumumkan “kabar baik” Angkatan Udara (AU) Iran di bidang drone.
Dia mengatakan, “Anak-anak bangsa Iran di AU berusaha sekuat tenaga untuk memperbaiki kemampuan diri dan kapasitas operasional mereka serta mengembangkan dan memodernisasi kekuatan.”
Dia menambahkan, “Kemajuan baik telah dicapai di AU, dan sebagian dari perintah Pemimpin Revolusi Islam untuk peningkatan kekuatan ini telah terpenuhi, namun kami menganggap bahwa keberhasilan ini tidaklah cukup dan harus terus ditingkatkan dari hari ke hari.” (mm/fna/alalam)
Baca juga: