Teheran, LiputanIslam.com – Iran sedang mengembangkan teknologi untuk memproduksi rudal jelajah supersonik yang disebut-sebut sangat sulit untuk dilacak dan dicegat oleh sistem payung rudal canggih.
Pakar dan teknisi militer di Kementerian Pertahanan Iran dilaporkan telah mengembangkan teknologi tersebut untuk merancang dan memproduksi rudal jelajah canggih yang mampu melesat dengan kecepatan supersonik.
Rudal itu dikenal sebagai generasi baru rudal jelajah Iran dan saat ini sedang dalam tahap uji coba. Misil itu dilaporkan akan membuka babak baru dalam teknologi pertahanan Iran, karena sangat sulit untuk mencegat rudal jelajah yang melesat dengan kecepatan supersonik.
Pada awal Juni, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memamerkan rudal balistik hipersonik “Fattah”, dengan jangkauan 1.400 kilometer dan kecepatan 13-15 Mach, serta didukung teknologi mutakhir untuk menembus dan menghancurkan semua sistem pertahanan anti-rudal.
Beberapa hari sebelumnya, Iran meluncurkan rudal balistik lain berkategori hipersonik yang mampu mencapai jarak 2.000 kilometer dan membawa hulu ledak seberat 1.500 kilogram dengan kemampuan strategis dan taktis yang mengesankan.
Pejabat militer mengatakan bahwa rudal balistik hipersonik “Kheibar” yang dikembangkan oleh Kementerian Pertahanan dapat mencapai target dengan margin kesalahan di bawah 30 meter, dan bahwa rudal canggih tersebut menggunakan teknologi tinggi untuk menembus sistem pertahanan udara musuh.
Doktrin militer Iran menyatakan bahwa kemampuan bersenjata negara republik Islam ini semata-mata untuk tujuan pertahanan.
Para komandan militer mengatakan Iran berada di antara negara-negara terkemuka dunia yang memproduksi pesawat nirawak dan rudal berpresisi tinggi, dan berbagai jenis peralatan militer buatan Iran bahkan mengundang minat berbagai kekuatan besar dunia.
Pakar dan teknisi militer Iran dalam beberapa tahun terakhir telah membuat kemajuan besar dalam pembuatan berbagai jenis senjata dan perlengkapan militer, hingga membuat angkatan bersenjata negara ini mandiri di bidang alutsista.
Pemerintah Iran telah berulang kali bersumpah bahwa pihaknya tidak akan ragu dalam meningkatkan kemampuan militernya, termasuk kekuatan rudal dan drone, dan bahwa kemampuan pertahanan Iran tidak akan pernah dinegosiasikan. (mm/fna)
Baca juga: