Teheran, LiputanIslam.com – Sekretaris Dewan Strategis Hubungan Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan ancaman nuklir entitas Zionis dapat mengubah doktrin Iran dalam masalah nuklir.
Dalam pidato pada konferensi mengenai perkembangan di Timur Tengah pasca operasi Badai Al-Aqsa, Araqchi menyebutkan Teheran dengan lantang menyatakan negaranya mendukung perlawanan Palestina dengan cara apapun dan tak ada kata segan dan malu dalam hal ini.
Dia menambahkan bahwa ancaman nuklir entitas Zionis Israel dapat mengubah perimbangan keamanan di kawasan Timteng, dan akan memaksa negara lain untuk mempertimbangkan kembali pendirian mereka sebelumnya mengenai energi nuklir untuk tujuan damai.
Pada awal Mei, Kepala Dewan Strategis Hubungan Luar Negeri di Iran, Kamal Kharazi, dalam wawancara dengan saluran Aljazeera menegaskan, “Jika entitas Zionis berani merusak fasilitas nuklir kami maka tingkat pencegahan kami akan berbeda.”
Kharazi menekankan Iran tidak beriktikad untuk memproduksi bom nuklir, namun dia lantas menegaskan, “Tapi jika keberadaan Iran terancam maka kami harus mengubah doktrin nuklir kami, dan ini adalah apa yang juga ditekankan oleh para pejabat militer belakangan ini bahwa jika entitas Israel ingin menyerang fasilitas nuklir, maka bisa jadi dan akan terbayang peninjauan kembali doktrin dan kebijakan nuklir Iran dan pengabaian pertimbangan dalam pengumuman-pengumuman sebelumnya. (mm/raialyoum)