Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Iran Kecam Suplai Bom  Cluster AS untuk Ukraina

Published 10/07/2023 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Teheran, LiputanIslam.com –   Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani sangat menyesalkan keputusan AS untuk mengirim bom cluster terlarang ke Ukraina, dan menyebutnya sebagai pertanda Washington bertekad memperpanjang dan memperburuk perang antara Moskow dan Kyiv.

Kanaani di Twitter pada hari Minggu (9/7) menyatakan bahwa keputusan AS untuk menyerahkan bom cluster ke Ukraina mengungkapkan kesediaan Washington untuk menyeret dan semakin memperumit perang tersebut.

Menurut Kanaani,  rencana AS itu merupakan contoh baru dari “tindakan destabilisasi” Washington karena ekspor senjata akan “secara membabi buta berkontribusi pada lebih banyak pertumpahan darah dan kehancuran”.

Gedung Putih  pada hari Jumat lalu mengumumkan bahwa Presiden AS Joe Biden telah mengesahkan pengiriman amunisi konvensional yang ditingkatkan tujuan ganda (DPICM) dalam jumlah yang tidak ditentukan ke Kiev, berdasarkan rekomendasi “dengan suara bulat” dari tim keamanan nasional presiden.

Pentagon telah menilai bahwa Kiev dapat memperoleh manfaat besar dari senjata semacam itu dalam pertempuran mereka melawan Rusia.

Keputusan AS tersebut dikritik oleh Inggris, Jerman, Kanada, Austria dan Spanyol.

Menanggapi hal ini Moskow menegaskan bahwa keputusan Washington untuk mengirim senjata kluster ke Kyiv hanya menunjukkan bahwa Ukraina dan para pendukungnya  di Barat “tidak berdaya” untuk mengubah situasi di garis depan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada hari Sabtu menyatakan bahwa penggunaan amunisi baru ini hampir tidak akan mempengaruhi kampanye militer Rusia tetapi akan memiliki “konsekuensi yang mengerikan” bagi warga sipil.

Dia menilai bom-bom ini tidak lain adalah “senjata ajaib”  Washington dan Kiev yang dipertaruhkan, tanpa memikirkan konsekuensi keras dari tindakannya.

Menurutnya, penggunaan amunisi demikian sebelumnya di Timur Tengah dan bagian lain dunia telah menunjukkan bahwa bom-bom itu bisa tetap tidak meledak untuk jangka waktu yang lama dan meledak setelah konflik berakhir.

“Melalui pengiriman amunisi cluster, Washington secara de-facto menjadi kaki tangan dalam menambang wilayah (Ukraina) dan akan berbagi tanggung jawab penuh atas kematian… anak-anak Rusia dan Ukraina,” tegas Zakharova.

Penggunaan bom cluster juga dikecam oleh PBB dan Human Rights Watch (HRW). Amunisi itu dilarang berdasarkan konvensi PBB pada tahun 2008, dan lebih dari 110 negara telah bergabung dengan perjanjian tersebut sejak saat itu. (mm/fna)

Baca juga:

Iran Puji Inisiatif Pakistan untuk Penetapan Hari Pemuliaan Al-Quran

AL Iran Nyatakan Iran Sita Kapal Dagang di Teluk Persia

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account