Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Iran Gelar Latihan Perang lagi Untuk Lindungi Fasilitas Nuklir

Published 13/01/2025 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Teheran, LiputanIslam.com –   Militer Iran menggelar latihan perang di zona pertahanan udara barat dan utara negara itu termasuk Fordow dan Khondab yang menjadi tempat pengayaan uranium dan fasilitas air berat.

Latihan bersandi Eqtedar (kekuatan) itu dimulai pada hari Minggu (12/1) di lingkungan medan perang yang benar-benar nyata di mana pasukan Pertahanan Udara Angkatan Bersenjata memainkan peran utama di bawah komando jaringan pertahanan udara terpadu.

Latihan ini menampilkan misi ofensif dan defensif dengan rudal, radar, peperangan elektronik, intelijen elektronik dan unit pengintaian, serta sistem pengecohan Pasukan Pertahanan Udara Angkatan Bersenjata, bersama dengan pesawat berawak dan nirawak Angkatan Udara. Dalam latihan ini Pasukan Pertahanan Udara akan mempertahankan lokasi kritis terhadap serangan udara dan rudal yang disimulasikan.

Mereka juga akan melakukan operasi pengintaian, identifikasi, intersepsi, dan pertempuran melawan musuh tiruan dan menangkis serangan ofensif.

Pada tahap pertama latihan, Pasukan Pertahanan Udara menghancurkan pesawat nirawak penyerang menggunakan sistem 15 Khordad  dan Talash.

Mereka juga berlatih skenario pertahanan pasif dan gerakan taktis sistem pertahanan, selain menguji mobilitas dan taktik tembakan sistem rudal.

Operasi intersepsi udara berlangsung menggunakan pesawat berawak milik Angkatan Udara.

Latihan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas operasional dan kesiapan tempur sistem pertahanan udara terhadap serangan potensial musuh.

Mereka juga berusaha untuk menilai kinerja taktis dan teknis dalam kondisi medan perang, serta praktik pertahanan pasif untuk sistem pertahanan udara.

Latihan tersebut merupakan bagian dari latihan nasional, yang tahap pertamanya dimulai minggu lalu di zona pertahanan udara fasilitas nuklir Natanz di bawah perintah komandan markas pertahanan udara.

Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melakukan pertahanan total di lokasi tersebut “terhadap sejumlah besar ancaman udara dalam kondisi peperangan elektronik yang sulit”.

Juru bicara IRGC Ali Mohammad Naeini mengatakan latihan tersebut, yang juga akan mencakup wilayah lain di Iran hingga pertengahan Maret, dilakukan sebagai respons terhadap “ancaman keamanan baru”. Beberapa cabang IRGC, termasuk angkatan laut dan pasukan relawan Basij, juga akan ambil bagian dalam latihan tersebut.

Bulan lalu, situs berita AS Axios melaporkan bahwa penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan telah memberi Presiden Joe Biden sejumlah opsi untuk kemungkinan serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran sebelum 20 Januari, saat Donald Trump menjabat.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengecam laporan tersebut, dengan mengatakan ancaman terhadap fasilitas nuklir negara itu merupakan “pelanggaran berat terhadap hukum internasional”.

Anggota pemerintahan Trump yang akan datang telah berjanji untuk melanjutkan kampanye “tekanan maksimum” Trump terhadap Iran. Menurut Jenderal Naeini, sekitar 30 latihan darat, udara, dan laut telah dimulai di enam provinsi barat dan selatan dan akan berlanjut hingga pertengahan Maret.

“Jumlah latihan hampir dua kali lipat tahun ini dibandingkan tahun lalu, sebagai respons terhadap lanskap ancaman yang terus berkembang,” kata Naeini.

“Latihan-latihan ini secara signifikan lebih besar dalam cakupan dan kecanggihannya, yang menampilkan persenjataan baru dan perluasan partisipasi brigade-brigade yang terlibat dalam operasi-operasi realistis,” sambungnya.

Latihan maritim terbesar, menurutnya, akan dilaksanakan di Selat Hormuz, sebuah titik sempit strategis yang dilalui oleh sepertiga pasokan minyak dunia.

“Musuh menunjukkan antusiasme palsu sambil memberikan tafsiran yang salah atas situasi, mencoba menggambarkan Republik Islam sebagai negara yang lemah,” ujar Naeini kepada wartawan.

Dia menambahkan, “Iran telah mempersiapkan diri untuk konflik-konflik yang kompleks dan berskala besar dan tetap yakin dengan kemampuan pencegahannya.”

Pada hari Jumat, 110.000 anggota pasukan Basij berbaris di Teheran.

“Kami telah mempertimbangkan semua kemungkinan skenario dan melakukan latihan-latihan yang realistis dan proporsional. Republik Islam tidak akan memulai perang apa pun di kawasan itu tetapi akan menanggapi dengan tegas setiap ancaman,” pungkasnya. (mm/alalam/presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy1
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account