Iran Dilaporkan Menyeru Para Pejuang Irak Tingkatkan Serangan terhadap Pasukan AS

0
244

Baghdad, LiputanIslam.com –  Tiga sumber dari faksi-faksi bersenjata dan dua sumber keamanan Irak menyatakan bahwa komandan terkemuka pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam sebuah pertemuan di Baghdad pada pekan lalu telah menyerukan kepada faksi-faksi tersebut agar mengintensifkan serangan terhadap pasukan AS yang bercokol di Irak.

Serangan terhadap pasukan AS meningkat di Irak dan Suriah setelah delegasi Iran yang dipimpin oleh kepala intelijen IRGC Hossein Taeb berkunjung ke Irak menyusul peristiwa serangan udara AS terhadap pasukan relawan Irak Al-Hashd Al-Shaabi yang didukung Iran di perbatasan Irak-Suriah pada 27 Juni lalu.

Menurut laporan Reuters yang dikutip Rai Al-Youm, Selasa (13/7), tiga sumber tersebut menyatakan bahwa delegasi Iran menganjurkan pembalasan dan memperluas skala serangan terhadap pasukan AS di Suriah, namun sembari menasehati para pejuang Irak agar tidak bertindak terlampau jauh dalam hal ini demi menghindari eskalasi besar.

Dilaporkan bahwa Kemlu Iran enggan menjawab pertanyaan Reuters tentang ini, dan kantor berita yang bermarkas di London ini juga gagal menghubungi para pejabat kantor Humas IRGC.

Jauh hari sebelumnya pada bulan ini Wakil Iran di PBB membantah tuduhan AS bahwa Iran menyokong serangan terhadap pasukan AS di Irak dan Suriah, namun dia juga mengutuk serangan udara AS terhadap pasukan relawan Irak.

Laporan lain menyebutkan bahwa AS mulai mengerahkan perlengkapan khusus untuk pertahanan udara di komplek gas Conoco yang ditempati oleh pasukan AS di Provinsi Deir Ezzor, Suriah, beberapa hari setelah AS memasang sistem pertahanan udara di pangkalan terbesarnya di komplek ladang minyak Al-Omar.

Saluran Al-Mayadeen yang berbasis di Libanon melaporkan bahwa AS telah memasukkan perlengkapan yang diangkut dengan lebih dari 60 truk, termasuk perlengkapan khusus pertahanan udara, setelah pangkalan-pangkalan militernya di Suriah mendapat serangan sejak sekira dua pekan lalu. (mm/raialyoum/almayadeen)

Baca juga:

Atwan: Perang Gerilya untuk Usir Tentara AS Telah Dimulai

AS Mohon Tak Lagi Dijadikan Target Serangan di Irak

DISKUSI: