Iran Dan Rusia Desak Eropa Patuhi Perjanjian Nuklir JCPOA

0
83

Moskow, LiputanIslam.com – Teheran dan Moskow mendesak Eropa agar mematuhi perjanjian nuklir Iran tahun 2015 demi kebertahanan perjanjian yang dinamai Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) ini.

Dalam jumpa pers bersama Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di Moskow, Rabu (8/5/2019), Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa JCPOA dapat dipertahankan jika pihak Eropa dalam perjanjian ini bersedia memenuhi kewajibannya.

Zarif mengatakan bahwa Rusia dan Cina telah memenuhi kewajiban masing-masing, “tetapi negara-negara lain, khususnya pihak Eropa dalam JCPOA,  gagal menghorgai komitmen mereka.”

Dia menambahkan, “Sekarang ada jendela waktu singkat ketika penandatangan lain perjanjian ini, terutama negara-negara Eropa … dapat menghormati kewajiban itu. Jika komitmen ini dihormati maka kami dapat menjamin kebertahanan JCPOA.”

Zarif juga membela keputusan Teheran bekalangan ini untuk mengurangi komitmennya kepada JCPOA.

Dia juga menjelaskan bahwa meskipun dalam satu tahun terakhir ini Amerika Serikat (AS) telah melakukan berbagai tindakan dekstruktif, namun Iran tetap konsisten pada JCPO, sedangkan keputusan yang diambil Iran sekarang justru demi  implementasi JCPOA dan sesuai haknya yang dijamin dalam pasal 26 dan 36 perjanjian ini.

Di pihak lain, Uni Eropa (UE), Kamis (9/5/2019), balik mendesak Iran agar terus menerapkan kewajibannya. UE juga memperingatkan Teheran ihwal keputusan Iran akan mengurangi komitmennya kepada JCPOA dan memberikannya jeda 60 hari untuk bernegosiasi dengan Iran.

UE menyatakan, “Kami tetap berkomitmen penuh untuk mempertahankan dan mengimplementasikan perjanjian ini secara penuh … Kami sangat mendesak Iran untuk terus menerapkan sepenuhnya kewajiban dalam perjanjian itu sebagaimana telah dilakukan sejauh ini dan untuk menahan diri dari apa pun.” (mm/presstv/raialyoum)

DISKUSI: