Iran Akan Segera Umumkan Ratusan Capaian Barunya Di Bidang Nuklir

0
71

Teheran, LiputanIslam.com –Pemerintah Iran menyatakan bahwa negara Republik Islam ini pada bulan April mendatang akan mengungkap 112 pencapaian barunya di bidang nuklir.

Kepada wartawan di Teheran, Sabtu(16/3/2019), Juru bicara Badan Energi Atom Iran Behrouz Kamalvandi menjelaskan pencapaian itu “sangat penting,” mencakup berbagai bidang, termasuk eksplorasi, ekstraksi, siklus bahan bakar, pembangkit listrik, ilmu pengetahuan dan teknologi serta laser, dan akan diumumkan pada peringatan Hari Teknologi Nuklir Nasional Iran pada 9 April

“Penyingkapan pencapaian tersebut dalam situasi negara seperti sekarang akan menyampaikan pesan ini kepada musuh bahwa Iran telah menentang sanksi-sanksi ekonomi dan telah mengubah ancaman menjadi peluang,” ungkap Kamalvandi .

Dia menekankan bahwa Amerika Serikat (AS)  yang gagal menempuh jalur militer dan perang lantas mengobarkan “perang ekonomi” secara total terhadap Iran dan kini menggunakan sanksi untuk menekanTeheran.

“Dalam perang ini, AS menekan semua negara sekutu maupun non-sekutunya agar menghentikan hubungan ekonomi mereka dengan Iran, namun Iran dengan tangguh juga akan melewati fase ini,” tegasnya.

Dia memastikan bahwa Iran harus optimal memanfaatkan kemampuannya dalam menghadapi perang ekonomi dan menetralisir tekanan mereka.

Presiden AS Donald Trump pada Mei tahun lalu menarik Washington dari perjanjian nuklir Iran, Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), yang diteken Iran bersama negara-negara P5 +1 pada tahun 2015. Trump kemudian menerapkan kembali sanksi secara sepihak terhadap Teheran.

Di bawah kesepakatan itu, Iran berjanji untuk membatasi program nuklirnya dengan imbalan penghapusan sanksi terkait nuklir.

Pemerintahan Trump mengumumkan penerapan kembali sanksi “terberat” terhadap sektor perbankan dan energi Iran dengan tujuan menghentikan ekspor minyak dan berbagai komoditas penting Iran lainnya.

AS keluar dari JCPOA, sementara Iran masih mempertahankan kesepakatan itu sembari menekankan syarat bahwa negara-negara yang masih konsisten pada perjanjian ini harus bekerja untuk mengimbangi dampak negatif keputusan AS itu bagi Iran jika mereka memang mengharapkan Teheran tetap mempertahankan JCPOA.

Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Yukiya Amano belum lama ini menegaskan kembali konsistensi Iran kepada JCPOA.

“Iran sedang mengimplementasikan komitmen terkait nuklirnya di bawah JCPOA,” kata Amano dalam statemen pengantarnya kepada Dewan Gubernur IAEA di Wina pada 4 Maret 2019. (mm/presstv/alalam)

DISKUSI: