Irak Buka Investigasi Terbesar Parlemen Terkait Teror Soleimani

0
10

Baghdad,LiputanIslam.com– Anggota Aliansi al-Fath di Parlemen Irak, Rafiq al-Salihi pada hari Minggu (19/6) mengabarkan dibukanya berkas terbesar penyelidikan Parlemen terkait teror atas Qassem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis di bandara Baghdad. Al-Salihi mengatakan, pernyataan Pompep baru-baru ini sangat mengguncang dan membeberkan keterlibatan sejumlah tokoh Irak dalam kejahatan ini.

“Pompeo telah membocorkan detail-detail mengerikan dan rahasia terkait serangan AS ke Irak serta intervensi dalam urusan domestik. Aliansi al-Fath telah melakukan langkah praktis untuk memulai penyelidikan terbesar Parlemen melalui komite-komite khusus. Setiap orang yang terlibat dan semua mata-mata Kedubes AS akan dituntut dan diserahkan kepada Pengadilan. Penyelidikan ini mencakup pemanggilan para panglima senior keamanan Irak untuk mengetahui detail peristiwa, apa yang sebenarnya terjadi, kadar infiltrasi AS di biro-biro keamanan Irak serta kerja sama mereka dalam kejahatan ini,”tandas al-Salihi.

Anggota Aliansi Daulah al-Qanun, Muhammad al-Sahyud mengatakan kepada al-Maalomah,”Pernyataan mantan Menlu AS terkait detail teror bandara Baghdad dan mereka yang terlibat di dalamnya, termasuk para mata-mata dan anasir di dalam bandara, serta Pasukan Delta di Kedubes AS, adalah fakta-fakta yang nyata…Banyak dari kami yang sudah membeberkan apa yang diucapkan Pompeo, tapi kami tidak menemukan orang yang mendengarkan pernyataan kami.”

“Operasi teror bandara Baghdad dan semua teror yang terjadi di Irak pasti dirancang oleh agen intelijen A dan Mossad, yang berada di Kedubes dengan berbagai samaran. Apa yang dikatakan mereka tentang orang ketiga, terutama yang berkaitan dengan unjuk rasa dan teror terhadap pengunjuk rasa, pasti adalah perbuatan agen-agen AS-Israel,”tandas al-Sahyud. (af/fars)

DISKUSI: