Irak Adili 500-an Warga Negara Asing Anggota ISIS

0
130

Baghdad, LiputanIslam.com – Pengadilan Irak sejak awal tahun 2018 sampai sekarang telah mengadili dan menjatuhkan vonis hukuman terhadap lebih dari 500 warga negara asing anggota kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (IS/ISIS/ISIL/DAESH), demikian diumumkan Mahkamah Agung Irak, Rabu (8/5/2019).

Dalam pengumuman itu disebutkan bahwa sebanyak “514 vonis dikeluarkan, untuk pria dan wanita, sementara 202 terdakwa lainnya masih diperiksa dan 44 masih diadili,”  sementara 11 lainnya dibebaskan.

Pengumuman itu hanya menyebutkan “kebangsaan yang berbeda”, tanpa mencantumkan nama negara.

Interogasi disebutkan memakan waktu sekitar enam bulan bagi mereka yang hanya berstatus tersangka anggota ISIS, sedangkan para tersangka terlibat aktif dalam operasi kelompok teroris dapat diinterogasi hingga satu tahun.

Irak mengumumkan kemenangan atas ISIS pada akhir 2017 dan mulai mengadili warga negara asing tersangka anggota ISIS pada tahun berikutnya.

Sumber-sumber pemerintah mengatakan kepada AFP bahwa Baghdad bersedia mengadili semua orang asing yang saat ini berada di penahanan Kurdi di Suriah timur laut.

Sekitar 1.000 tersangka teroris asing ISIS ditahan di timur laut Suriah, di samping sekitar 9.000 perempuan asing dan anak-anak di kamp-kamp yang ada di sana.

Irak juga telah mengadili ribuan warga negaranya sendiri, termasuk perempuan, yang ditangkap di negara asalnya karena menjadi anggota ISIS.

Irak telah memulai proses persidangan untuk hampir 900 warga Irak yang dipulangkan dari Suriah dan menjatuhkan hukuman mati pada empat bulan lalu sesuai undang-undang anti-terorisme.

Jumlah hukuman mati yang dikeluarkan oleh pengadilan Irak mencapai lebih dari empat kali lipat, yaitu dari 65 pada tahun 2017 menjadi setidaknya 271 pada tahun 2018. (mm/presstv)

DISKUSI: