Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Inna Lillahi, Korban Gugur Akibat Serangan Masif Israel di Gaza Capai 400-an Orang

Published 18/03/2025 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Gaza, LiputanIslam.com – Pasukan Zionis Israel mengamuk dan menewaskan sedikitnya 412 warga Palestina, sebagian besarnya anak-anak dan kaum wanita, di seluruh wilayah Jalur Gaza dalam aksi pelanggaran besar-besaran terhadap perjanjian gencatan senjata.

Korban gugur antara lain sedikitnya 77 orang di Khan Younis di Gaza selatan dan sedikitnya 20 orang di Kota Gaza di utara. Setidaknya 500 warga Palestina lainnya juga terluka selama aksi pembantaian itu, menurut kantor berita Palestina Sama melaporkan pada hari Selasa (18/3).

Disebutkan bahwa serangan itu tidak menyisakan satu bagian pun dari wilayah pesisir yang telah dilanda perang, dan menyasar bangunan tempat tinggal, sekolah, dan pusat pengungsian.

Al Jazeera melaporkan bahwa ledakan terdengar di seluruh wilayah timur laut Gaza di mana pesawat pengintai dan jet tempur Israel melakukan penerbangan ekstensif.

Gencatan senjata mulai berlaku pada bulan Januari dengan harapan dapat mengakhiri perang genosida yang telah berlangsung selama 15 bulan lebih terhadap Gaza yang dimulai setelah Hamas dan kelompok perlawanan lainnya dari wilayah Palestina melancarkan operasi bersejarah di wilayah Palestina pendudukan.

Dalam operasi tersebut, para pejuang Palestina memasuki wilayah tersebut, mengepung pangkalan-pangkalan strategis Israel dan menawan 240 Zionis, termasuk beberapa warga Amerika-Israel.

Sejak dimulainya kesepakatan gencatan senjata, rezim tersebut secara rutin melanggarnya serta memblokir masuknya barang-barang bantuan vital ke Gaza, termasuk bahan makanan, obat-obatan, dan air, dalam upaya untuk menekan Hamas agar membebaskan para tawanan, yang masih ditawan kelompok tersebut, dalam satu gelombang.

Hamas telah membebaskan 25 tawanan hidup dan jenazah delapan orang lainnya dengan imbalan lebih dari 2.000 tahanan Palestina selama pelaksanaan fase pertama kesepakatan tersebut. Hamas mengecam upaya Tel Aviv dalam menyabotase perjanjian tersebut, dan menekankan bahwa pembebasan tawanan yang tersisa bergantung pada pelaksanaan tahap kedua.

Sebelumnya, surat kabar  Israel Ma’ariv mengutip keterangan sumbernya bahwa Tel Aviv telah menolak proposal untuk, apa yang disebutnya, “pembebasan selektif” para tawanan Amerika.

Sumber itu  mengatakan rezim telah memberi tahu AS bahwa upaya diplomatik untuk memungkinkan pembebasan tawanan yang tersisa telah berakhir. Mereka juga mengatakan apa yang disebut “kabinet keamanan” rezim telah mengizinkan perdana menterinya Benjamin Netanyahu dan menteri urusan militer Israel Katz untuk menentukan waktu dimulainya kembali genosida.

Kantor Netanyahu mengklaim Hamas menolak proposal Washington untuk perpanjangan gencatan senjata.

Hamas  sendiri terus-menerus terlibat dengan mediator Qatar dan Mesir untuk mempertahankan gencatan senjata, meskipun ada upaya Israel yang mengganggu.

Lebih dari 48.000 warga Palestina, kebanyakan dari mereka wanita dan anak-anak, gugur selama genosida tersebut, di samping ratusan lainnya yang terbunuh akibat pelanggaran Israel terhadap kesepakatan tersebut.

Gedung Putih mengatakan Israel berkonsultasi dengan pemerintahan Presiden AS Donald Trump sebelum melancarkan serangan mendadak di Gaza.

“Pemerintahan Trump dan Gedung Putih telah diajak berkonsultasi oleh Israel mengenai serangan mereka di Gaza malam ini,” kata Sekretaris Pers Karoline Leavitt. (mm/presstv/aljazeera)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account