HUT ke-35 Jihad Islam, Al-Nakhalah: Kami Runtuhkan Proyek Fiktif Zionis

0
187

Gaza, LiputanIslam.com Sekjen Jihad Islam Palestina dalam festival peringatan HUT ke-35 gerakan ini, Kamis (6/10), menegaskan bahwa pihaknya akan meruntuh “proyek fiktif” kaum Zionis di tanah Palestina.

Peringatan itu sendiri diselenggarakan secara serempak di Jalur Gaza serta kota Jenin dan Sidon, Tepi Barat, dan bahkan juga di Damaskus, ibu kota Suriah, dan Sanaa, ibu kota Yaman.

Sekjen Jihad Islam Palestina Ziyad Al-Nakhalah dalam acara peringatan itu menegaskan, “Upaya musuh masih berlanjut untuk menyingkirkan Gaza dari perimbangan perang terhadap hak rakyat Palestina. Namun, Jihad Islam menyelenggarakan festival ini untuk mewujudkan persatuan bangsa Palestina.”

Festival itu dihadiri oleh puluhan ribu massa pendukung Jihad Islam Palestina serta komponen berbagai faksi pejuang Palestina lainnya.

Al-Nakhalah menekankan bahwa kemaslahatan bangsa Palestina terletak pada penguatan poros resistensi anti-Zionis.

“Berbagai kelompok nasionalis Palestina harus bersatu, sebab musuh dan para sekutunya juga bertujuan mengepung kita dengan segenap kemampuan mereka,” ungkapnya.

Dia menegaskan bahwa musuh bukan mencari perdamaian dan memberikan sesuatu kepada rakyat Palestina di Tepi Barat, melainkan “ingin membuat kita frustasi dan merampas kehendak dari kita, namun kita tetap mencari kemerdekaan dan tanah air kita”.

Al-Nakhalah menyebutkan bahwa sudah 74 tahun bangsa Palestina berjuang melawan kaum Zionis dan berhasil “menciptakan guncangan pada otak kaum Zionis sehingga para pemimpin merekapun mengaku berada di tempat yang salah”.

“Proyek fiktif Zionisme akan runtuh, kita akan berperang melawan mereka,” tandasnya.

Sekjen Jihad Islam memastikan bahwa perjuangan melawan Zionis akan terus berlanjut “meski sampai seribu tahun”.

Dia juga mengingatkian bahwa perjuangan tersebut sama wajibnya dengan shalat fardhu selagi kaum Zionis masih bercokol di tanah Palestina, dan karena itu Jihad Islam Palestina akn terus berjuang melawan Zionisme. (mm/fna)

DISKUSI: