Beirut, LiputanIslam.com – Kelompok pejuang Hizbullah Lebanon mengumumkan pihaknya telah menggempur situs militer Israel dan kerumunan tentara di sekitarnya di sebuah wilayah pendudukan di Lebanon selatan.
Dalam sebuah pernyataan singkat pada hari Ahad (31/3), Hizbullah menyatakan para pejuangnya melancarkan “serangan udara terhadap artileri Barkhta Israel yang baru dikembangkan, dan pengerahan tentara musuh (Israel) di sekitarnya, di wilayah pertanian Shebaa Lebanon yang diduduki.”
Sebelumnya pada hari Minggu, Hizbullah mengumumkan dalam dua pernyataan terpisah bahwa mereka telah menggempur situs militer Malikiyah dengan rudal Burkan , dan barak Ramim dengan peluru artileri.
Di pihak lain, tentara Israel dalam sebuah pernyataan di platform X menyatakan satu tentaranya terluka akibat rudal yang ditembakkan dari Lebanon dan jatuh di wilayah Galilea Atas di Israel utara, dan dengan demikian jumlah korban luka di kalangan perwira dan tentara menjadi 3.181 orang sejak 7 Oktober lalu.
Tentara Israel juga menyebutkan: “Pesawat tempur membom infrastruktur teroris organisasi Hizbullah di wilayah Khiam dan Rab Thaleen (Distrik Marjayoun) di Lebanon selatan.”
Dia melanjutkan: “Selain itu, tentara Israel menyerang dengan artileri di daerah Hula (distrik Marjayoun) untuk menghilangkan ancaman.”
Tentara Israel menambahkan: “Tadi malam (Minggu malam), jet tempur menyerang gedung militer organisasi di daerah Al-Jubain (Distrik Sur).”
Sebagai bentuk solidaritas dengan Jalur Gaza, yang sejak tanggal 7 Oktober menjadi sasaran perang Israel , Hizbullah dan faksi-faksi pejuang Palestina di Lebanon di satu pihak terlibat konfrontasi sengit dengan tentara Israel di pihak lain, hingga jatuh banyak korban jiwa dan luka di kedua belah pihak.(mm/raialyoum)