Beirut, LiputanIslam.com – Pasukan pejuang Hizbullah yang berbasis Lebanon mengumumkan pihaknya telah melesatkan rudal berat baru yang dinamai Imad Mughniyeh ke lokasi penempatan tentara Zionis Israel.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Ahad (12/5), Hizbullah menyatakan para pejuangnya telah “menyerang lokasi penempatan tentara musuh, Israel, di sekitar lokasi Zibdin di wilayah pertanian Shebaa Lebanon yang diduduki dengan rudal berat baru dan langsung mengenanya.”
Dalam pernyataan lain, Hizbullah mengumumkan, “Sebuah kendaraan militer yang membawa peralatan spionase menjadi sasaran, selain dilakukan serangan langsung terhadap peralatan teknis lainnya di Barak Hunin dengan peluru kendali hingga menyebabkan kehancuran kendaraan dan peralatan lainnya.”
Ketua Komise Syariah Hizbullah Syeikh Muhammad Yazbek menegaskan bahwa para pejuang resistensi di Lebanon akan terus membela Gaza dan meningkatkan operasi militernya di front utara Palestina pendudukan.
Dia juga menekankan bahwa Rezim Zionis dan para pendukung tidak akan mampu menumpas para pejuang perlawanan Palestina.
Sejak 8 Oktober, faksi Hizbullah, Lebanon, dan Palestina, di satu pihak dan tentara Israel di pihak lain saling melakukan pemboman setiap hari hingga jatuh banyak korban jiwa dan cedera di antara kedua belah pihak.
Israel terus melanjutkan perang dengan sangat brutal meskipun Dewan Keamanan PBB telah mengeluarkan resolusi gencatan senjata segera, dan meskipun Israel terseret ke Mahkamah Internasional dengan dakwaan melakukan kejahatan “genosida.” (mm/raialyoum/alalam)