Beirut, LiputanIslam.com – Sumber-sumber Israel melaporkan bahwa Israel utara berada mendapat gempuran hebat dari kelompok pejuang Hizbullah Lebanon, dan rentetan besar rudal dan drone menghantam wilayah tersebut, Selasa (20/8).
Suara ledakan terdengar jauh di Galilea Barat setelah salvo rudal diluncurkan lagi dari Lebanon selatan. Rentetan roket dalam jumlah besar ditembakkan ke desa Shamra di Galilea Barat.
Militer Israel mengatakan bahwa sebuah drone yang diluncurkan oleh Hizbullah dari Lebanon dicegat, dan dua drone lainnya meledak di Golan.
Sekitar 40 peluncuran dari Lebanon teridentifikasi dalam satu jam, ada yang meledak di komunitas Mattat, ada yang menghantam sebuah rumah dan menyebabkan kerusakan, dan ada pula yang meledak di area terbuka, menurut militer Israel.
Menanggapi serangan itu, militer Israel membom daerah-daerah di Lebanon selatan.
Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan dua orang gugur akibat serangan artileri Israel yang menyasar wilayah Hanin dan Beit Lev di Lebanon selatan.
Hizbullah sebelumnya mengumumkan pemboman markas Divisi Golan ke-210 di Barak Nafah dan markas Resimen Artileri dan Brigade Lapis Baja di Barak Yarden.
Sementara itu, dalam suratnya kepada Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah, faksi-faksi pejuang Palestina menyampaikan apresiasinya atas lebih dari 10 bulan jihad dan pengorbanan Hizbullah.
“Anda adalah saudara dan pendukung terbaik serta pihak yang setia pada perlawanan yang tulus dan jujur,” ungkap mereka dalam surat itu.
Mereka menyebutkan, “Dalam 10 bulan terakhir, kami telah melihat jihad dan pengorbanan Anda dengan harta benda melawan musuh yang takut menghadapi Anda. Kami mengirimkan surat ini ketika umat Islam sedang berada dalam situasi yang menyedihkan dan banyak orang yang tampak menimbulkan keputus asaan.”
Mereka menambahkan, “Musuh yang ketakutan berada di jalan-jalan Jalur Gaza dan menunggu siang dan malam dengan harga mahal; Musuh membuat kesalahan dalam perkiraan dan perhitungannya, dan kami yakin Anda akan memenuhi misi Anda dengan penuh prestasi.”
Mereka juga menyatakan, “Kami akan melihat kemampuan dan jihad Anda dan saudara-saudara kami yang lain efektif dalam poros perlawanan dari Iran hingga Suriah, Irak dan Yaman, para pahlawan mujahidin, inilah saatnya untuk bergerak menuju pembukaan kembali gerbang Khaibar, dan mari kita berjuang menghancurkan eksistensi Israel.”
Kelompok-kelompok pejuang Palestina juga menyatakan, “Kemenangan sudah dekat dan kita akan menunggu sampai kemenangan dan kebebasan seluruh tanah Palestina dan tempat-tempat sucinya.” (mm/alalam)