Beirut, LiputanIslam.com – Para pejuang Hizbullah melancarkan serangkaian operasi militer ke berbagai sasaran Rezim Zionis Israel di perbatasan Lebanon-Palestina pendudukan serta bagian utara Palestina pendudukan demi membela rakyat dan para pejuang Palestina di Jalur Gaza.
Mereka menggempur markas besar Batalyon Sahel, yang berafiliasi dengan Divisi 769 di pangkalan Beit Hilal, dengan rudal Falaq , dan memastikan serangannya ini tepat menerjang target yang diincar.
Menanggapi serangan Israel di kota selatan Hanawiyeh, Hizbullah dalam dua operasi terpisah melancarkan serangan udara terhadap dua markas militer Zionis Israel.
Hizbullah dalam sebuah pernyataannya menyebutkan bahwa mereka telah melakukan serangan udara dengan drone serang terhadap markas baru Divisi 91 di Illit, dan membidik tempat di mana perwira dan tentara musuh tinggal hingga mengenai sasaran itu secara akurat.
Kelompok pejuang yang berbasis di Lebanon ini juga mengumumkan serangannya terhadap sebuah bangunan tempat pasukan intelijen militer ditempatkan di Al-Manara, yang berisi peralatan teknis spionase. Bangunan tersebut terkena serangan rudal, yang menyebabkan hancurnya peralatan spionase di bangunan yang digunakan oleh tentara Zionis di pemukiman Margaliot.
Hizbullah juga menggempur situs Ramtha di wilayah pendudukan perbukitan Kfar Shuba dengan senjata rudal, dan markas besar perusahaan perbatasan di barak Doviev” dengan rudal Al-Falaq , hingga menjatuhkan beberapa korban. (mm/almayadeen)