Beirut, LiputanIslam.com – Pusat Komando Perlawanan Islam Hizbullah di Lebanon merilis ringkasan operasi lapangan yang mengkonfirmasi bahwa kerugian di pihak Israel mencapai puluhan tentara tewas dan ratusan tentara terluka.
Total kerugian Israel, menurut pantauan Hizbullah, berjumlah lebih dari 70 orang tewas dan lebih dari 600 orang luka-luka, termasuk beberapa perwira Israel, dalam pertempuran di Lebanon selatan.
Hizbullah juga mengaku telah menghancurkan 28 tank Merkava, 4 buldoser militer, sebuah kendaraan lapis baja, dan satu unit kendaraan pengangkut personel. Hizbullah juga menyatakan telah menembak jatuh tiga drone Israel tipe Hormuz 450 dan satu drone Hormuz 900.
Hizbullah menyatakan bahwa catatan itu tidak mencakup kerugian Israel di pangkalan militer, lokasi dan barak di bagian utara wilayah pendudukan Palestina.
Sementara itu, sumber Israel mengakui bahwa 4 tentara tewas dan 15 orang terluka dalam ledakan ranjau darat di Lebanon selatan pada hari Rabu (23/10).
Hizbullah menyatakan pihaknya terlibat kontak senjata menggunakan senapan mesin dan rudal melawan pasukan Israel yang berusaha menyusup ke wilayah Lebanon pada hari Rabu, sebulan setelah perang antara kedua belah pihak meluas.
Dalam sebuah pernyataan, Hizbullah menjelaskan, “Selama upaya pasukan infanteri musuh Israel untuk menyusup ke wilayah Lebanon dari pinggiran timur kota Aitaroun, Mujahidin Perlawanan Islam menghadapinya dan terlibat kontak senjata dengan menggunakan senapan mesin dan rudal hingga memaksa musuh mundur ke belakang perbatasan.” (mm/alalam/raialyoum)