Hari Quds, Pemimpin Ansarullah: Bangsa Yaman  Ingin Andil Besar dalam Pembebasan Palestina

0
327

Sanaa, LiputanIslam.com –    Pemimpin gerakan Ansarullah (Houth) di Yaman, Sayid Abdul Malik Al-Houthi, menyebut Hari Quds Internasional yang jatuh pada hari Jumat terakhir bulan suci Ramadhan sebagai peringatan penting dan momentum untuk membangkitkan umat Islam, mengasah kepedulian, dan meningkatkan kesadaran dan rasa tanggungjawab di depan isu umat Islam.

Dalam pidato televisi, Rabu (5/5), dia juga memuji solidaritas dan kepedulian bangsat Yaman kepada saudaranya bangsaPalestina yang sudah sekian lama ditindas dan dijajah oleh kaum Zionis Israel.

“Bangsa kami, Yaman, dengan ikatan dan identitas keimanannya terus bersiteguh pada pendiriannya yang benar dalam menolong bangsa Palestina dan berusaha membebaskan Palestina, kesucian Palestina, dan seluruh tanah Arab yang terduduki,” ungkapnya.

Dia memastikan bahwa bangsa Yaman terus mencari-cari peluang untuk berperan aktif dan berkontribusi besar bersama kaum merdeka umat Islam dan Poros Resistensi, dalam perjuangan pembebasan Palestina meskipun harus berhadapan dengan segala tekanan dan agresi dari para antek Zionis.

“Pendirian bangsa kami dalam menolong Palestina bertolak dari prinsip keimanan serta norma agama dan kemanusiaan, dan tak akan mundur darinya… Bangsa kami memandang musuh, Israel, sebagai ancaman bagi umat (Islam) secara keseluruhan serta bagi keamanan, perdamaian, dan stabilitas regional dan internasional. Israel adalah entitas perampas dan llegal serta merupakan kanker yang harus dibasmi,” tegasnya.

Dia juga memastikan bahwa normalisasi hubungan dengan Israel yang dilakukan oleh sebagian rezim Arab  merupakan kemunafikan, pengkhianatan terhadap Islam dan kaum Muslimin, dan kebergabungan dengan barisan musuh  secara terbuka dan memalukan. (mm/alalam)

DISKUSI: