Gaza, LiputanIslam.com – Kementerian Kesehatan Jalur Gaza mengumumkan pada hari Jumat (3/1) bahwa 77 orang gugur di Jalur Gaza dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah korban jiwa warga Palestina bertambah menjadi 45.658 dalam perang antara Israel dan Hamas selama hampir 15 bulan.
Kementerian itu juga menyebut bahwa sedikitnya 108.583 orang terluka akibat perang yang dimulai sejak 7 Oktober 2023 tersebut.
11 warga Palestina gugur dan beberapa lainnya terluka akibat serangan Israel pada dini hari Jumat terhadap lima rumah di Jalur Gaza, sehari setelah serangan yang menyebabkan puluhan orang gugur dan terluka.
Di provinsi tengah, tentara Israel mengebom empat rumah, dan sumber medis melaporkan bahwa empat warga Palestina gugur dan dua lainnya terluka akibat serangan Israel terhadap sebuah rumah milik keluarga Salman dan sebuah tenda di sebelahnya di sebelah barat kota kota Deir al-Balah.
Sumber yang sama menjelaskan bahwa tiga warga Palestina, termasuk seorang jurnalis, gugur dan beberapa lainnya terluka akibat serangan drone Israel terhadap sebuah rumah keluarga Shalat di daerah Al-Sawarha, sebelah utara kota Al-Zawaida.
Dia menambahkan bahwa dua warga Palestina gugur dan sejumlah lainnya terluka akibat serangan drone Israel terhadap sebuah rumah keluarga Abu Ajwa di selatan kamp Nuseirat.
Seorang wanita juga gugur karena luka yang dideritanya akibat serangan Israel terhadap rumah keluarga Mishmesh di kamp Nuseirat (tengah) pada Kamis malam, menurut sumber tersebut.
Para saksi mata mengatakan bahwa artileri Israel mengebom bagian utara kamp Bureij, bagian barat kamp baru, dan wilayah timur Nuseirat.
Mereka menambahkan bahwa pejuang Israel melancarkan serangan di kota Wadi al-Salqa, sebelah timur Deir al-Balah, di tengah tembakan sengit kendaraan militer di sebelah timur kota tersebut.
Di Kota Gaza, seorang warga Palestina menjadi gugur dan sejumlah lainnya terluka akibat pemboman Israel terhadap sebuah apartemen di dekat persimpangan Abd Al-Al di Jalan Al-Jalaa (tengah), menurut sumber medis.
Para saksi mata mengatakan bahwa Angkatan Laut Israel mengebom pantai Kota Gaza dan melepaskan tembakan intensif ke rumah-rumah warga Palestina di dekatnya.
Di provinsi utara, tentara Zionis melanjutkan operasi intensifnya di berbagai daerah, dan saksi mata melaporkan pemboman terus berlanjut terhadap rumah-rumah di sebelah barat kamp Jabalia, hingga terdengar ledakan-ledakan besar.
Pada hari Kamis, kantor media pemerintah di Gaza mengumumkan bahwa tentara Israel melancarkan 34 serangan udara dalam waktu 24 jam, menyerang warga sipil tak bersenjata di semua wilayah di Jalur Gaza, hingga menggugurkan 71 warga Palestina dan melukai puluhan lainnya.
Hal itu terjadi sehari setelah Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengancam Hamas dengan menyatakan bahwa mereka “akan menerima serangan hebat yang sudah lama tidak terjadi di Gaza” kecuali jika mereka mengizinkan kembalinya tawanan yang mereka tahan dan berhenti menembakkan roket ke Israel. (mm/raialyoum)