Hamas Serukan Pembelaan Terhadap Situs-Situs Islam di Tepi Barat

0
78

Warga Zionis bercokol di sekitar Masjid Ibrahimi di kota al-Khalil (Hebron), Tepi Barat.

Gaza, LiputanIslam.com –  Gerakan perlawanan Islam Palestina (Hamas) menyerukan kepada umat Islam agar membela Masjid Ibrahimi dan Masjid al-Aqsa di depan aksi penodaan warga Zionis.

Juru bicara Hamas, Fawzi Barhoum, Ahad (24/11/2019), menyatakan bahwa pelanggaran warga Zionis terhadap dua masjid itu “merupakan bagian dari perang agama yang dilakukan oleh rezim Israel terhadap rakyat Palestina dan situs suci mereka.”

Masjid Ibrahimi, yang dikenal oleh orang-orang Yahudi sebagai Gua Para Leluhur, terletak di kota al-Khalil (Hebron), di bagian selatan wilayah pendudukan Tepi Barat. Umat Islam dan Yahudi meyakini kompleks situs suci di Masjid Ibrahimi sebagai situs pemakaman Nabi Ibrahim, Ishak, dan Yakub.

Baca: “Israel Negara Pertama Pengaku Demokratis Yang Mengusir Staf HRW”

Menyusul pembantaian jamaah Palestina oleh seorang ekstremis Zionis pada tahun 1994, kompleks ini dibagi antara jemaah Muslim dan jemaah Yahudi.

Namun, militer Israel secara teratur nyaris menutup komplek itu untuk warga Muslim sembari memperkenankan warga ekstremis Zionis memasukinya untuk melakukan ritual.

Baca: Kunjungi Golan, Netanyahu Tuding Iran Rencanakan Serangan terhadap Israel

Sedangkan kompleks Masjid al-Aqsa di Kota Tua Quds Timur berada tepat di atas alun-alun Tembok Barat.

Perjanjian Israel dengan Yordania pasca pendudukan Israel atas Quds Timur pada tahun 1967 melarang umat non-Muslim beribadah di kompleks itu. Namun, para legislator garis keras Israel dan ekstremis Zionis rutin melakukan provokasi dengan menyerbu komplek Masjid al-Aqsa.

Hamas mengumumkan seruannya tersebut sehari setelah ribuan warga Zionis melanggar Masjid Ibrahimi dengan perlindungan ketat militer Israel, sementara umat Muslim justru dilarang memasukinya. (mm/presstv)

DISKUSI: