Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Hamas Kutuk Pertemuan “Dewan Perdamaian” (BOP) Trump

Published 21/02/2026 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Gaza, LiputanIslam.com –  Gerakan perlawanan Palestina Hamas mengutuk keras penyelenggaraan apa yang disebut Dewan Perdamaian (Board of Peace/BOP) Gaza di Amerika Serikat (AS).

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Kamis (19/2), Hamas menegaskan bahwa setiap jalur atau pengaturan politik terkait Gaza harus didasarkan pada jaminan penghentian total agresi Israel.

Gerakan perlawanan itu juga menegaskan kembali urgensi pencabutan blokade Gaza dan pemenuhan hak bangsa Palestina atas kebebasan dan penentuan nasib mereka sendiri.

Hamas mengkritik penyelenggaraan sesi tersebut di tengah kejahatan Israel yang sedang berlangsung di Gaza yang masih dilanda agresi kejam Israel.

“Penyelenggaraan sesi ini, di tengah kejahatan rezim pendudukan yang sedang berlangsung dan pelanggaran terus-menerus terhadap perjanjian gencatan senjata, mengharusan komunitas internasional dan pihak-pihak yang berpartisipasi dalam Dewan untuk mengambil langkah-langkah praktis yang memaksa pendudukan untuk menghentikan agresinya, membuka perbatasan, mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, dan segera memulai rekonstruksi,” ungkap Hamas.

Gerakan perlawanan tersebut menyerukan kepada para mediator untuk memastikan implementasi perjanjian gencatan senjata dan mencegah Israel menghalangi kesepakatan tersebut.

Hamas memperingatkan bahwa setiap upaya internasional yang tulus untuk mencapai stabilitas di Gaza harus mengatasi akar penyebab masalah, yaitu okupasi Israel, dan memungkinkan warga Palestina untuk memperoleh hak-hak mereka sepenuhnya.

Sebelumnya pada hari itu, Presiden AS Donald Trump memimpin pertemuan perdana dari apa yang disebutnya BOP di Washington, DC, di Institut Perdamaian AS.

Pertemuan tersebut terutama berfokus pada upaua pemajuan fase selanjutnya dari gencatan senjata yang rapuh di Gaza, rekonstruksi pasca-perang, dan elemen-elemen terkait dari rencana perdamaian 20 poin Trump yang lebih luas untuk kawasan tersebut.

Negara-negara anggota BOP berkomitmen memberikan lebih dari $7 miliar untuk bantuan dan rekonstruksi Gaza. Trump mengumumkan kontribusi tambahan sebesar $10 miliar dari Amerika Serikat. Negara-negara peserta dipuji atas janji-janji ini.

Beberapa negara menjanjikan pasukan untuk Pasukan Stabilisasi Internasional yang diusulkan untuk Gaza.

Para Demonstran Kecam Peran Washington

Di luar pertemuan BOP, para demonstran berkumpul mengecam peran Washington dalam memungkinkan terjadinya genosida di Gaza.

Banyak demonstran meneriakkan “Bebaskan Palestina,” menuntut diakhirinya pendudukan Palestina yang telah berlangsung selama beberapa dekade. Mereka juga menyerukan diakhirinya keterlibatan AS dalam genosida di Gaza dan penghukuman para penjahat perang Israel.

Terjadi kericuhan dalam aksi ini. Beberapa pendemo yang mengenakan topeng bergambar Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio didorong ke tanah dan ditahan oleh polisi.

BOP secara resmi diluncurkan oleh Trump pada upacara penandatanganan di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026.

Trump menyebutnya sebagai inisiatif yang bertujuan menstabilkan dan membangun kembali Gaza setelah gencatan senjata yang mulai berlaku sebagai bagian dari rencananya pada Oktober 2025.

Dewan ini diketuai oleh Trump dan mencakup anggota kunci seperti Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, utusan khusus Trump Steve Witkoff, menantu presiden AS Jared Kushner, dan mantan perdana menteri Inggris Tony Blair.

Banyak tujuan yang digariskan dalam rencana 20 poin Trump belum sepenuhnya terwujud di lapangan.

Fase pertama dimaksudkan untuk segera menghentikan pertempuran, memfasilitasi pertukaran tawanan Israel dan tahanan Palestina, menetapkan batas untuk penarikan Israel dari sebagian Gaza, memungkinkan masuknya bantuan kemanusiaan tanpa batasan, dan membuka kembali penyeberangan Rafah antara Gaza dan Mesir.

Meskipun intensitas serangan Israel setiap hari telah menurun sejak gencatan senjata dimulai, militer Israel telah membunuh lebih dari 600 warga Palestina dan melukai lebih dari 1.600 lainnya sejak berakhirnya gencatan senjata, dengan rata-rata hampir lima kematian per hari, menurut pejabat Palestina. (mm/presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love1
Cry0
Sad0
Happy0
Angry1
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account