Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Gawat, Israel Persenjatai Warganya, Masjid al-Aqsa Diserbu

Published 21/11/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

israel warga bersenjataTel Aviv, LiputanIslam.com – Setelah kewalahan menghadapi kebangkitan rakyat Palestina di Baitul Maqdis (Jerussalem), untuk pertama kalinya sejak tahun 1947 Israel mempersenjatai warganya dan mengumumkan pembentukan “Garda Sipil” untuk membantu pasukan keamanan rezim Zionis ini. Bersamaan dengan ini dilaporkan pula bahwa sejumlah warga Zionis telah menyerbu Masjid al-Aqsa dengan dukungan aparat keamanan Israel.

Sebagaimana dilaporkan situs berita al-Mayadeen Kamis kemarin (20/11), setelah berkonsultasi dengan penasehat hukum pemerintah Israel, Menteri Kepolisian Israel Yitzhak Aharonovich menyetujui pemberian kemudahan bagi warga Yahudi Israel untuk membawa senjata api, khususnya setelah terbentuk sebuah badan baru di Baitul Maqdis yang bernama Garda Sipil untuk membantu polisi.

Sesuai kemudahan ini, semua anggota keamanan dan Garda Sipil diperbolehkan membawa senjata sesudah jam kerja dan setelah pulang ke rumah untuk jangka waktu 90 hari sejak tanggal ketetapan. Selain itu, Israel memperluas kelompok-kelompok Kibbutz serta jumlah warga yang diperbolehkan membawa senjata.

Warga Israel dilanda ketakutan menyusul peristiwa serangan warga Palestina terhadap sinagog yang menewaskan lima warga Zionis dan menciderai belasan lainnya di kawasan Deir Yassin, Baitul Maqdis Barat. Karena itu, dalam jangka waktu dua hari terdapat sebanyak 300 warga Yahudi mendaftarkan diri menjadi relawan Garda Sipil.

Menurut laporan Yedioth Ahronoth, semua anggota Garda Sipil dapat membawa dan menggunakan senjata api.

Garda Sipil diumumkan terbentuk dalam sebuah pertemuan antara Walikota Jerussalem Nir Barkat dan Kepala Kepolisian Yohanan Danino tak lama setelah terjadi serangan ke sinagog. Disebutkan bahwa organisasi baru ini dibentuk dengan tujuan meningkatkan keamanan lembaga-lembaga publik dan tempat-tempat umum di Baitul Maqdis.

Sejumlah warga Israel lantas mendaftarkan diri dengan memenuhi persyaratan yang sangat mudah, yaitu dapat membawa dan menggunakan senjata, tidak pernah terlibat dalam kriminalitas, dan tidak perlu syarat izin membawa senjata.

Sementara itu, sejumlah besar warga Zionis dilaporkan telah menyerbu komplek Masjid al-Aqsa dengan dukungan polisi Israel.
Menurut laporan al-Mayadeen, mereka masuk dari Gerbang al-Mugharibah kemudian melakukan ritual Talmud dengan perlindungan secara masif dari pasukan Israel.

Hingga kini belum ada laporan lebih lanjut mengenai serbuan kaum Zionis ke tempat suci umat Islam tersebut.
Kamis kemarin Juru bicara gerakan Fatah Palestina, Nabil Abu Rudainah, menuding Israel sedang menjalan aksi-aksi yang dapat menggiring kawasan kepada perang bernuansa agama. (Baca juga: Fatah Tuding Israel Giring Kawasan Menuju Perang Bernuansa Agama)

(mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account