Sanaa, LiputanIslam.com – Media Israel melaporkan bahwa enam tentara Israel terluka dengan kondisi satu di antaranya kritis dalam pertempuran di Jalur Gaza pada hari Senin (28/7).
Otoritas Penyiaran Israel melaporkan bahwa terjadi upaya pejuang Gaza menerobos posisi brigade Israel yang dibentengi di Khan Yunis sehingga “nyaris menyebabkan bencana”.
Beberapa situs berita Israel menyebutkan telah jatuh sejumlah korban dalam “insiden keamanan”, istilah yang rutin mereka gunakan berkenaan dengan operasi perlawanan Palestina tertentu terhadap pasukan pendudukan Israel dan kendaraan militer mereka.
Situs Hadashot TV melaporkan bahwa tentara Israel melakukan evakuasi dengan mengerahkan helikopter menuju Rumah Sakit Shaare Zedek di Al-Quds (Yerusalem).
Tanpa memberikan rincian lebih lanjut, Otoritas Penyiaran Israel mengabarkan, “Bencana berhasil dihindari hari ini di Khan Yunis ketika orang-orang bersenjata berusaha menerobos posisi pertahanan milik Brigade Kfir.”
Operasi perlawanan Palestina terhadap pasukan pendudukan Israel baru-baru ini meningkat di berbagai front serangan di Jalur Gaza, khususnya di Khan Yunis dan Rafah di selatan, hingga mengakibatkan banyak korban tewas dan luka.
Situs web Israel sebelumnya melaporkan tiga tentara tewas dalam penyergapan di Khan Yunis pada hari Sabtu. Brigade Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), mengumumkan pihaknya telah menyerang dua pengangkut personel lapis baja dengan dua alat peledak di dalam kokpit, dan kemudian menyerang kendaraan ketiga dengan peluru Yasin 105.
Sejak Oktober 2023, tentara pendudukan Israel telah melancarkan perang genosida terhadap penduduk Jalur Gaza. Sejauh ini, agresi brutal itu telah mengakibatkan sekitar 60.000 warga Palestina gugur, lebih dari 145.000 orang terluka, dan hampir seluruh penduduk Jalur Gaza terpaksa mengungsi, di tengah kehancuran yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak Perang Dunia II, menurut laporan Palestina dan internasional. (mm/aljazeera)