Empat Perwira Pasukan Hadi Membelot dan Bergabung dengan Pasukan Sanaa

0
250

Sanaa, LiputanIslam.com –   Empat komandan senior pasukan presiden pelarian Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi telah membelot dan memilih menyeberang ke kubu Ansarullah (Houthi) yang memerintah di Ibu Kota Sanaa.

Pusat Nasional untuk  Orang-Orang yang Pulang, Sabtu (12/2), mengumumkan pihaknya telah menyambut “empat komandan militer yang telah meninggalkan front-front koalisi agresor dan kembali ke barisan nasional di bawah keputusan amnesti umum”.

Kantor berita Yaman, Saba, merinci bahwa empat itu adalah Kolonel Tahesh Al-Sanah, komandan Batalyon ke-3 Brigade ke-2 Penjaga Perbatasan  di front Al-Yatmah, Kolonel Jamal Naji Al-Han, komandan sebuah batalyon di Brigade 55 di  front Al-Kisarah di bagian barat provinsi Ma’rib, Kapten Abdullah Ahmad Al-Hatbani, komadan batalyon logistik Brigade 155 di front Al-Yatmah, dan Kapten Abdul Hakim Aidah, staf balatyon di Brigade ke-2 Penjaga Perbatasan di front Al-Yatmah.

Menurut Saba, para komandan itu menyatakan bahwa koalisi pimpinan Arab Saudi dan pasukan bayarannya berada dalam kondisi sulit  setelah mereka “kacau balau dan gagal” menghadapi resistensi pasukan kubu Sanaa.

Mereka memastikan bahwa masih akan ada pasukan yang menyusul pulang dan bergabung dengan kubu Sanaa sehingga “tak ada pilihan bagi musuh kecuali menyerah dan hengkang secara hina”.

Mereka juga mengapresiasi para pemimpin di Sanaa atas keputusan amnesti umum dan perlakuan terhadap orang-orang kembali ke pangkuan tanah air, dan menilai semua ini sebagai “manifestasi tingginya rasa tanggungjawab di depan semua anak bangsa”.

Para komandan itu kemudian mengimbau kepada “orang-orang yang masih tertipu agar memanfaatkan kesempatan dan kembali ke barisan nasional, meninggalkan para antek dan orang-orang bayaran yang telah menjual tanah air dengan harga murah”. (mm/almayadeen)

DISKUSI: