Quds, LiputanIslam.com – Duta Besar baru Iran untuk Arab Saudi, Ali Reza Enayati menyatakan bahwa negaranya dan Arab Saudi dapat membangun pengkalan bersama tanpa campur tangan asing.
Enayati mula-mula mengaku akan berangkat ke Riyadh pada hari Selasa (5/9).
“Saya akan berangkat ke Riyadh Selasa depan untuk secara resmi memulai tugas saya,” katanya kepada kantor berita IRNA, Ahad (3/9), sementara informasi lain menyebutkan bahwa duta besar Saudi untuk Iran akan tiba Teheran dalam jangka waktu yang sama.
Mengenai hubungan antara Iran dan Arab Saudi, Enayati mengatakan,“Saya yakin hubungan ini telah berkembang secara positif secara formal.”
Dia juga menuturkan, “Kawasan ini membutuhkan kerja sama kolektif, dan kami telah memulai pendekatan sesuai dengan keyakinan dan visi kami bahwa memperluas dan memperdalam hubungan antara Iran dan Arab Saudi, dan di tingkat dunia Islam, akan memberikan dampak positif dan efek yang luar biasa.”
Di bagian akhirnya pernyataannya, dia mengatakan, “Melalui kerja sama bilateral dan bertolak dari cakrawala masa mendatang jangka panjang serta sumber daya yang tersedia bagi keduanya, Iran dan Saudi dapat membangun sebuah pangkalan untuk kerja sama kolektif tanpa ada campur tangan asing di kawasan.”
Pada 10 Maret, Arab Saudi dan Iran mengumumkan dimulainya kembali hubungan diplomatik mereka dan pembukaan kembali kedutaan dalam jangka waktu dua bulan, setelah pembicaraan yang disponsori China di Beijing, menurut pernyataan bersama ketiga negara.
Pada bulan Januari 2016, Arab Saudi memutuskan hubungannya dengan Iran, menyusul serangan massa demonstran terhadap kedutaan Saudi di Teheran dan konsulatnya di kota Masyhad. Massa itu melakukan penyerangan menyusul eksekusi ulama Syiah Saudi Nimr al-Nimr oleh otoritas Saudi dengan berbagai dakwaan, termasuk terorisme. (mm/raialyoum)
Baca juga: