Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Teroris Masyhur ISIS Asal Australia Tewas di Irak

Published 23/06/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

مقتل اثنين من "أخطر" قيادات "داعش" قرب الموصلBaghdad, LiputanIslam.com – Dua  teroris ISIS yang “paling dicari” oleh otoritas Australia dikabarkan tewas akibat serangan pesawat nirawak di sebuah lokasi dekat Mosul. Demikian dilaporkan Daily Mail, Senin (22/6).

Dua warga negara Australia ini bernama Khaled Sharrouf dan Mohammad Elomar alias Abu Hafs al- Australi. Keterangan salah seorang yang dekat dengan keduanya menyebutkan bahwa dua buronan pemerintah Australia itu tewas dalam pertempuran dekat kota Mosul beberapa pekan lalu.

Nama Sharrouf tersohor sejak dia memublikasikan fotonya bersama anaknya yang berusia 10 tahun dalam keadaan menenteng dan memamerkan dua kepala yang terpenggal di tangan pasukan teroris ISIS. Sedangkan Ilmar diduga baru menikahi puteri Sharrouf yang berusia 14 tahun.

Menurut Daily Mail, pemerintah Australia menantikan hasil penyelidikan mengenai berita kematian dua warganya yang menjadi anggota ISIS tersebut.

Sementara itu, komisi HAM parlemen Irak menyatakan ISIS telah merekrut 500-800 anak kecil Irak untuk melancarkan operasi teror.
Masrour Aswad, anggota komisi tersebut, dalam keterangannya kepada Anatolia yang dikutip al-Quds al-Arabi mengatakan, “Data-data yang kami dapatkan dari keterangan para saksi mata melalui wawancara kami dengan para pengungsi dari berbagai provinsi yang dikuasai ISIS menunjukkan bahwa sejumlah anak kecil yang dipersenjatai untuk operasi teror mencapai sekitar 500 hingga 800 orang.”

Menurutnya, usia anak itu berkisar 9 – 18 tahun yang tersebar di Mosul, Kirkuk, dan Salahuddin di bagian utara Irak, Diyala di timur dan Anbar di barat.

Perdana Menteri Irak Haider Abadi pekan lalu menyerukan kepada masyarakat internasional supaya membantu Irak membendung masuknya kawanan bersenjata ke negara ini serta meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan resolusi yang menyatakan bahwa perekrutan anak kecil dalam perang sebagai kejahatan anti kemanusiaan.

Seperti diketahui, pada 10 Juni 2014 ISIS berhasil menguasai Mosul, ibu kota provinsi Ninawa, sebelum kemudian mengembangkan kekuasaannya ke banyak kawasan lain di bagian utara, timur dan barat Irak. ISIS juga menguasai bagian utara dan timur Suriah. Setelah itu mereka mendeklarasikan apa yang mereka sebut “Daulah Khilafah” atau negara kekhalifahan di semua kawasan tersebut. Dalam proses itu masyarakat dunia disuguhi ISIS dengan berbagai aksi kejam yang yang dilakukan secara terbuka dan penuh kebanggaan. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account