Beirut, LiputanIslam.com – Kementerian Kesehatan Lebanon pada hari Selasa (25/2) mengumumkan bahwa “serangan yang dilakukan oleh musuh Israel malam ini di Janta, Distrik Baalbek, menyebabkan dua orang gugur dan tiga lainnya terluka.”
Koresponden Al-Mayadeen di Lembah Bekaa, Lebanon timur, melaporkan dua orang gugur dalam jumlah korban awal serangan Israel di pegunungan timur negara ini.
Dia mengonfirmasi bahwa serangan pesawat nirawak Israel, pada hari Selasa, menyasar ketinggian di sekitar kota Janta di daerah timur.
Sebagai kelanjutan dari pelanggaran Israel terhadap perjanjian gencatan senjata, pasukan Israel meluncurkan sejumlah suar di langit kota Alma al-Shaab.
Video yang tersebar di media sosial memperlihatkan kebakaran terjadi di kota Alma al-Shaab, sebelah selatan Lebanon, akibat bom cahaya yang ditembakkan oleh pasukan pendudukan.
Di pihak lain, tanpa menyebutkan jumlah korban, tentara Israel mengklaim menyerang pejuang Hizbullah yang “diidentifikasi bekerja di sebuah lokasi produksi dan penyimpanan senjata strategis” di wilayah Lembah Bekaa.
Tentara Israel mengatakan bahwa “aktivitas di lokasi tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan” terhadap perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.
Kedua pihak sepakat untuk melakukan gencatan senjata pada bulan November setelah lebih dari setahun permusuhan lintas batas, termasuk perang total yang berlangsung selama dua bulan. (mm/almayadeen/aljazeera)