Beirut, LiputanIslam.com – Sumber keamanan yang dekat dengan Hizbullah memastikan bahwa pemimpim Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah berada di tempat yang aman, dan bahwa apa yang beredar di media Israel tidaklah benar.
“Sayid Nasrallah berada di tempat yang aman dan apa yang disebarkan oleh media Israel tidak benar,” ungkap sumber itu.
Sumber Hizbullah lainnya juga mengatakan bahwa Sayid Hashem Safiyuddin masih hidup meskipun ada klaim-klaim tertentu dari Israel.
Seorang juru bicara tentara pendudukan mengatakan bahwa serangan Israel menargetkan markas pusat Hizbullah dan markas para pemimpinnya di pinggiran selatan Beirut.
Axios mengutip pernyataan sumber Israel bahwa pemboman di pinggiran selatan Beirut menargetkan Sekjen Hizbullah, Sayid Hassan Nasrallah.
Reuters melaporkan bahwa, menurut sumber yang dekat dengan Hizbullah, Sekjen Hizbullah masih hidup.
Dikutip NBC, seorang pejabat Israel mengatakan, “Kami memperkirakan Hizbullah akan berupaya melancarkan serangan balasan besar-besaran setelah kami menargetkan markas besarnya.”
Israel melancarkan agresi baru terhadap pinggiran selatan ibu kota Lebanon, Beirut, dengan melakukan serangkaian serangan udara, pada Jumat malam, di daerah Haret Hreik.
Israel menyerang lingkungan perumahan di Haret Hreik hingga mengakibatkan enam bangunan rata dengan tanah akibat serangan tersebut, dan bahwa sebuah alun-alun perumahan besar di pinggiran kota menjadi sasaran agresi Israel.
Hizbullah mengumumkan pihaknya telah mengebom kota Safad dan pemukiman Sa’ar dan Karmiel dengan rudal besar.
Media Israel melaporkan serangan rudal besar-besaran dari Lebanon terhadap permukiman di Galilee Bawah dan Atas, serta pusat Galilee, selain konfirmasi adanya suara sirene di pemukiman Karmiel dan sekitarnya.
Disebutkan bahwa roket jatuh di daerah Safad. Koresponden radio militer Israel mengatakan bahwa untuk pertama kalinya sejak serangan Israel di pinggiran selatan Beirut, “Hizbullah menerbitkan pernyataan yang menyatakan bertanggung jawab atas penembakan kota Safad.”
Media Israel juga mengutip pernyataan polisi bahwa terjadi kerusakan parah disebabkan oleh jatuhnya pecahan peluru di wilayah pendudukan Safad. (mm/alalam/almayadeen)