Demo Anti-Israel  Landa Bahrain, Herzog Ubah Rencananya di Manama

0
114

Manama, LiputanIslam.com Warga Bahrain menggelar unjuk rasa di seluruh wilayah negara Teluk Persia ini, Ahad (4/12), untuk menegaskan kembali dukungan mereka kepada perjuangan bangsa Palestina, mengutuk  hubungan diplomatik dengan rezim Tel Aviv, dan menolak kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Manama, ibu kota Bahrain.

Para pengunjuk rasa di desa al-Markh meneriakkan slogan-slogan anti-normalisasi hubungan dengan Israel, menyuarakan solidaritas dengan bangsa Palestina dalam perjuangan mereka melawan rezim pendudukan Israel dan menyerukan pengusiran turis Israel dari Bahrain.

Slogan mereka antara lain berbunyi; “Kami tidak akan pernah menerima penghinaan”, “Normalisasi adalah pengkhianatan” dan “Bahrain adalah kuburan bagi Zionis”. Para demonstran juga menginjak-injak bendera Israel.

Unjuk rasa serupa juga diadakan di desa al-Daih, di mana para peserta memperlihat poster-poster bertuliskan penolakan terhadap kunjungan Herzog ke Manama dan normalisasi hubungan Bahrain dengan Israel. Mereka mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan “Mampus Amerika” dan “Mampus Israel.”

Di tempat lain di desa pesisir Dumistan, para demonstran menyerukan pembebasan tahanan politik segera dan tanpa syarat.

Herzog tiba di Manama pada hari Ahad dan disambut oleh Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif bin Rashid al-Zayani dan utusan Bahrain untuk Israel Khaled Yousif al-Jalahma saat mendarat di Manama.

Akibat protes tersebut, rencana perjalanan Herzog diubah pada menit-menit terakhir, meskipun pejabat Bahrain mengatakan mereka tidak akan mengizinkan protes berlangsung selama kunjungan tersebut.

Dia dijadwalkan berkunjung Istana al-Qudaibiya, di mana dia akan bertemu Raja Hamad bin Isa Al Khalifah saat makan siang.

Sebelumnya, Herzog dijadwalkan bertemu dengan anggota komunitas Yahudi setempat, kemudian mengadakan pertemuan dengan Dewan Pengembangan Ekonomi Bahrain.

Channel 12 Israel Kamis lalu melaporkan bahwa dinas keamanan Israel, Shin Bet, memutuskan untuk meningkatkan detail keamanan Herzog untuk perjalanan tersebut menyusul kampanye anti-Israel yang dilancarkan oleh para aktivis oposisi Bahrain di media sosial.

Pada hari Senin, presiden Israel akan bertolak dari Bahrain ke Uni Emirat Arab  (UEA) untuk bertemu dengan mitranya dari UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan, yang juga penguasa Abu Dhabi.  Herzog juga akan menghadiri Debat Antariksa Abu Dhabi.

Bahrain dan UEA menandatangani perjanjian normalisasi yang ditengahi AS dengan Israel dalam sebuah acara di Washington pada September 2020. Sudan dan Maroko menyusul keduanya pada akhir tahun yang sama.  Orang Palestina mengutuk kesepakatan itu sebagai “tikaman dari belakang” (pengkhianatan) yang berbahaya. (mm/presstv)

 

DISKUSI: