S
anaa, LiputanIslam.com – Jutaan rakyat Yaman pada hari Jumat (14/2) mengadakan aksi bela Gaza dengan menggelar unjuk rasa dan rapat akbar di Alun-Alun al-Sab’in di Ibu Kota Sanaa dengan tema “Bersama Gaza Melawan Pengusiran dan Segala Konspirasi” sebagai pesan peringatan terhadap Amerika Serikat (AS) dan Rezim Zionis Israel agar tidak mencoba merelokasi paksa rakyat Palestina dari Jalur Gaza.
Lautan umat itu mendeklarasikan kepada khalayak dunia bahwa mereka akan terus membela bangsa Palestina dan menyokong perlawanan mereka terhadap rencana kotor Zionis dan AS, apa pun risikonya.
Massa memperingatkan Presiden AS Donald Trump agar tidak melaksanakan gagasan kejinya untuk mengusir rakyat Palestina dari Jalur Gaza, atau menyerang mereka.
Massa menegaskan bahwa rakyat dan angkatan bersenjata Yaman siap sepenuhna melaksanakan arahan pemimpin gerakan Ansarullah, Sayyed Abdul-Malik al-Houthi, untuk mencegah AS dan Zionis dan membela Palestina.
Jutaan massa Yaman menyerukan kepada dunia Arab dan umat Islam agar menyudahi kebungkaman mereka, mengambil sikap serius menolak rencana keji Trump, dan menganggap penyesuaian diri dengan ini sebagai pengkhianatan terhadap umat dan kesucian Islam.
Mereka menekankan bahwa rencana kotor Zionis dan AS tidak akan terbatas pada Gaza, melainkan juga mengancam keamanan dunia Arab dan Islam, dan karena itu bangsa-bangsa dan negara-negara Islam harus memikul tanggung jawab keagamaan, moral dan kemanusiaan melawan semua konspirasi terhadap keamanan dan negara mereka.
Jutaan massa Yaman mendeklarasikan mandat mutlak kepada Sayid Abdul-Malik Al-Houthi untuk mengambil semua keputusan dan opsi yang tepat guna menggagalkan rencana AS mengusir warga Palestina dari Jalur Gaza.
Mereka meneriakkan yel-yel “Bangsa ini bertawakkal kepada Allah, tiada pengusiran kecuali terhadap rezim pendudukan”, “Kalaupun dunia menerima, kami takkan menerima. Tiada pengusiran kecuali terhadap rezim pendudukan”, “Tentara Yaman menunggu kamu (Trump) melanggar janjimu, hai bodoh”, “Amerika setan besar, keburukan permanen yang tak akan berubah”, “Peringatan Yaman negeri hikmah, kami akan mengguncang para penyeru pengusiran”, “Penjahat dan si kafir Trump, proyek dan keputusanmu gagal”, “Sikap pemimpin kami bijaksana, hai Trump, neraka bagimu”, dan “Bangsa Yaman eksis melawan si kafir Trump”.
Dalam aksi itu, Menteri Pertahanan Yaman Brigjen Mohammad Nasir Al-Atifi menyampaikan sebuah pesan Angkatan Bersenjata Yaman kepada Sayid Abdul Malik al-Houthi.
“Dari alun-alun al-Sab’in dan dari tengah jutaan umat, kami menyatakan janji kepada Sayid Abdul Malik Badruddin al-Houthi bahwa kami di Angkatan Bersenjata Yaman siap melaksanakan pengarahan Anda untuk menyerang musuh, Amerika dan Israel, dan melaksanakan serangan militer yang menyakitkan musuh demi membela saudara-saudara kami di Gaza dan melawan pengusiran. Kami pasrah kepadamu, dengan berkah Allah,” bunyi pesan itu. (mm/alalam)