Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

CIA Dan Saudi Minta Pasukan Oposisi Suriah Masuk Ke Yordania

Published 11/09/2017 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Amman, LiputanIslam.com –   Dinas rahasia Amerika Serika (CIA) serta pemerintah Arab Saudi dan Yordania mendesak dua kelompok oposisi Suriah Usud al-Sharqiya (Singa-Singa Timur) dan Ahmad Abdo supaya mundur dari Gurun Badiah Suriah dan masuk ke wilayah Yordania.

Usud al-Sharqiya dan Ahmad Abdo merupakan dua kelompok oposisi Suriah yang didukung oleh Amerika Serikat (AS), Arab Saudi, dan Yordania dalam menjalankan aksi pemberontakan di Suriah. Badreddin al-Salamah, salah seorang petinggi kelompok Usud al-Sharqiya mengatakan, “Secara resmi kami telah diminta supaya meninggalkan kawasan ini.”

Dilaporkan Reuters bahwa sejak awal tahun ini, dua kelompok oposisi itu telah menghalau kelompok teroris ISIS dari kawasan jarang penduduk di tenggara Damaskus hingga kawasan dekat perbatasan Irak. Namun, operasi militer tentara Suriah belakangan membuat keduanya terkepung dan dalam beberapa pekan terakhir ini tentara Suriah berhasil merebut kembali beberapa pos perbatasannya dengan Yordania setelah sekian tahun ditinggalkan akibat gejolak pemberontakan dan terorisme.

Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada para komandan dua kelompok oposisi itu mereka diingatkan bahwa posisi mereka terancam jika tetap bertahan di sebuah kawasan kecil yang banyak sisinya sudah terkepung. Karena itu mereka diseru supaya meninggalkan kawasan itu, namun perintah ini mengecewakan ratusan militan oposisi. Mereka menilai instruksi ini menjurus pada pembubaran kelompok-kelompok yang sudah dibekali senjata antara lain puluhan rudal  TAW anti tank buatan AS tersebut.

“Kami menolak permintaan ini karena jika kami masuk ke Yordania maka urusan kami akan berakhir,” ungkap al-Salamah.

Said Saif, juru bicara kelompok Ahmad Abdo mengatakan, “Pada prinsipnya kami sepakat mengenai penarikan mundur, tapi masih ada beberapa persoalan yang harus dipecahkan. Sampai sekarang masih belum ada kesepakatan final mengenai penarikan mundur. Kami masih berada di kawasan Badiah dan mempertahankan posisi kami.”

Badiah merupakan salah satu kawasan yang disepakati oleh Rusia dan AS untuk gencatan senjata dan terletak di barat daya Suriah.

Sumber-sumber diplomatik mengatakan bahwa instruksi CIA tersebut berkaitan dengan keputusan AS pada Juli lalu untuk menghentikan salah satu program CIA. Saat itu Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk menghentikan program CIA mempersenjatai dan melatih para pemberontak Suriah.

Program itu sendiri mulai dijalankan pada tahun 2013 sebagai salah satu upaya pemerintahan presiden AS saat itu, Barack Obama, untuk menggulingkan Presiden Suriah Bashar al-Assad. (mm/irna)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account