China Dilaporkan akan Adakan Pertemuan Puncak Iran-GCC

0
121

Beijing, LiputanIslam.com   China berencana menjadi tuan rumah pertemuan puncak yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang dihadiri oleh pejabat senior dari Iran dan enam tetangga Arabnya dari Dewan Kerjasama Teluk (GCC).

Hal itu dilaporkan oleh surat kabar AS Wall Street Journal, Ahad (12/3), berdasarkan keterangan narasumber anonim yang mengetahui rencana tersebut.

Dilaporkan bahwapertemuan puncak itu akan berlangsung di Beijing akhir tahun ini, setelah Iran dan Arab Saudi menyelesaikan proses pemulihan hubungan diplomatik.  .

Presiden China Xi Jinping berada di Arab Saudi pada bulan Desember tahun lalu di mana dia dilaporkan mengadakan pertemuan puncak dengan para pemimpin GCC.

Ketika Xi secara resmi menerima Presiden Iran Ebrahim Raisi di Beijing bulan lalu, dia mencoba menahan dampak dari pernyataan bersama yang telah dia tandatangani dengan para pemimpin Arab yang mempertanyakan kepemilikan Iran atas tiga pulau yang disengketakan dan pengaruh regional Teheran serta program nuklir dan militer.

Raisi dilaporkan menyambut baik proposal tersebut, tapi pemerintahannya mengejar hubungan ekonomi yang lebih kuat dengan Beijing sambil mengharapkan China memainkan peran lebih besar dalam pembicaraan yang menemui jalan buntu mengenai pemulihan kesepakatan nuklir Iran tahun 2015 dengan kekuatan dunia, yang secara sepihak ditinggalkan AS pada tahun 2018.

Jika China berhasil membuat negara-negara GCC dan Iran berada dalam satu ruang untuk berdialog, maka ini akan menandakan kemenangan diplomatik lain setelah Beijing menjadi tuan rumah pembicaraan minggu lalu yang menghasilkan kesepakatan mengejutkan untuk mengakhiri keretakan hubungan yang telah berlangsung tujuh tahun antara Teheran dan Riyadh.

Iran dan Saudi telah sepakat bahwa menteri luar negeri kedua negara akan bertemu dalam waktu dua bulan untuk membuka kembali misi diplomatik dan bahwa pernyataan trilateral yang mereka tanda tangani dengan China mengikat mereka untuk mengimplementasikan dua perjanjian kerjasama yang telah mereka tanda tangani lebih dari dua dekade sebelumnya. (mm/aljazeera)

DISKUSI: