Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Cara Dunia Arab Berkabung Untuk Tragedi Teror Paris

Published 17/11/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Burj Khalifa, the tallest tower in the world, is seen lit up in blue, white and red, the colours of the French national flag, following the Paris attacks, in DubaiKairo, LiputanIslam.com – Beberapa negara Arab terlihat seakan berlomba memamerkan keberkabungan mereka atas gelombang serangan teror kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Paris, ibu kota Perancis.

Tak sekedar dengan statemen, negara-negara itu juga mengungkapkan solidaritas dan duka cita mereka atas tragedi teror Paris yang menewaskan sekitar 150 orang itu dengan berbagai cara lain, termasuk dengan menyalakan lampu hias dan lampu sorot gedung dengan kombinasi warna bendera Perancis pada bangunan-bangunan yang menjadi ikon dan kebanggaan masing-masing .

Mesir, misalnya, sebagaimana dilaporkan Alarabiya, menyorotkan cahaya warna biru, putih dan merah pada bangunan purbakala Piramida dan Sphink, selain juga menyorotkan cahaya merah untuk bendera Rusia atas tragedi jatuhnya pesawat penumpang Rusia di Sinai beberapa waktu lalu.

Kuwait dan Arab Saudi juga berbuat hal serupa untuk tragedi teror Paris. Saudi menyorotkan cahaya berwarna bendera Perancis pada Kingdom Tower dan al-Faisaliyah Tower di Riyadh, ibu kota Saudi, sedangkan Kuwait pada tiga menara kebanggaannya yang menjulang setinggi 187 meter di Bandar Kuwait.

Uni Emirat Arab (UEA) juga tak mau ketinggalan. Negara federasi dari tujuh emirat yang juga kaya minyak ini menyorotkan warna cahaya yang sama pada beberapa gedung kebanggaannya termasuk gedung Hyatt Capital Gate, Hotel Emirates Palace, dan Jembatan Sheikh Zayed di Abu Dhabi, ibu kota UEA, serta Menara Burj Khalifa dan hotel supermewah Burj al-Arab di Dubai.

Pemandangan demikian menjadi fenomena tersendiri yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan itu semata-mata demi menunjukkan simpati dan solidaritas atas serangan teror kejam di sebuah negara besar yang bernama Perancis.

Hanya saja, fenomena demikian menjadi tampak berlebihan dan bahkan naif ketika hal serupa tak pernah mereka tunjukkan untuk tragedi-tragedi teror yang hampir setiap hari menerjang Irak dan Suriah. Banyak negara Arab bahkan cenderung menghindari kata “teroris” dalam menyebut gerombolan ISIS. Mereka lebih suka menggunakan kosakata lain semisal “ekstrimis”, “radikalis”, “kawanan bersenjata” atau bahkan “mujahid/jihadis”.

Parahnya lagi, ekspresi duka cita sedemikian rupa tidak mereka tunjukkan untuk Lebanon yang juga mendapat serangan teror serupa -sehari sebelum serangan di Perancis- dengan jumlah korban tewas yang juga besar, padahal Lebanon adalah sesama negara Arab dan Islam, sementara Perancis malah termasuk negara imperialis yang ikut mengacak-acak Timur Tengah bersama Amerika Serikat. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account