Gaza, LiputanIslam.com – Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, menyatakan pihaknya telah “meledakkan sebuah rumah jebakan untuk pasukan pendudukan yang terdiri dari 11 tentara di tengah kamp pengungsi Jabalia, Jalur Gaza utara, hingga menyebabkan mereka tewas dan luka.”
Brigade Al-Qassam dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (17/12) juga mengumumkan para pejuangnya “dapat bertempur dengan pasukan Zionis di sebelah barat kamp Jabalia, dan melenyapkan 3 tentara dari jarak dekat, dan helikopter terlihat mengevakuasi korban tewas dan terluka.”
Brigade Al-Qassam hampir setiap hari mengumumkan serangannya terhadap tentara pendudukan dan kendaraan militer yang memasuki Jalur Gaza, dan mendokumentasikan beberapa operasi ini dengan audio dan video, sementara Tel Aviv, menurut para pengamat, menyembunyikan jumlah korban tewas dan terluka sebenarnya di pihak tentara Zionis di Jalur Gaza, yang mulai diserang pada 27 Oktober 2023. (mm/alalam)