Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Bin Salman: Orang Israel Berhak Hidup Damai Di Negerinya, Sunni Dan Syiah Sama-Sama Islam

Published 03/04/2018 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Riyadh, LiputanIslam.com – Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman mengatakan bahwa orang-orang Israel berhak hidup damai di negerinya, dan di Saudi tidak ada Wahhabi, melainkan Islam yang di dalamnya terdapat Sunni dan Syiah serta berbagai aliran fikih.

Hal ini dia katakan dalam wawancara yang dilansir majalah Amerika Serikat (AS) The Atlantic, Senin (2/4/2018) sembari memberikan isyarat jelas lagi mengenai semakin eratnya hubungan Riyadh dengan Tel Aviv.

Sebagaimana dikutip Reuters, saat ditanya apakah Bin Salman berkeyakinan bahwa bangsa Yahudi berhak memiliki negara dan tanah air meskipun di sebagian kecil negeri leluhurnya, dia menjawab, “Saya kira orang-orang Palestina dan Israel sama-sama berhak memiliki negeri masing-masing, tapi kita harus mencapai kesepakatan damai untuk menjamin stabilitas semua pihak dan demi menjalin hubungan yang normal.”

Doa mengatakan, “Ada kekuatiran keagamaan terkait dengan nasib Masjid al-Aqsa di Al-Quds (Yerussalem) dan hak bangsa Palestina. Inilah yang ada pada kami, dan kami tidak berkeberatan terhadap bangsa lain.”

Dia juga mengatakan, “Kami tidak punya masalah dengan Yahudi. Nabi kami, Muhammad, menikah dengan perempuan Yahudi, para tetangganya Yahudi, dan Anda akan melihat banyak orang Yahudi di Saudi datang dari AS dan Eropa.”

Bin Salman menyebutkan ada banyak kepentingan bersama antara Saudi dan Israel, terutama karena Israel merupakan negara yang kapasitas ekonominya sangat besar dibanding luas wilayahnya.

“Jika ada perdamaian di antara kita maka akan banyak kepentingan timbal balik antara Israel dan Dewan Kerjasama Teluk (GCC) serta negara semisal Mesir dan Yordania,” tuturnya.

Mengenai Hamas, dia menilai salah satu faksi terkemuka pejuag Palestina ini sebagai ancaman bagi Saudi dan Timteng.

“Kami tidak bisa membiarkan ancaman terhadap keamanan nasional Saudi. Kami hidup di kawasan yang di dalamnya terdapat DAESH (ISIS), al-Qaeda, Hizbullah, Hamas, dan Iran,” ujarnya.

Putra Mahkota Saudi kemudian menyebut Iran, Ikhwanul Muslimin, dan berbagai organisasi ekstrem sebagai “segi tiga kejahatan.”

Mengenai berbagai aliran dalam Islam dia mengatakan, “Di Saudi tidak ada Wahhabi, yang ada adalah Islam yang di dalamnya terdapat Sunni dan Syiah, dan kami memiliki empat aliran fikih.”

Mengenai hubungan Saudi dengan kelompok-kelompok Islamis, Bin Salman engatakan, “Ketika sosialisme menyebar Saudi bekerja sama dengan yang lain untuk mencegahnya sehingga kita bekerjasama juga dengan Ikhwanul Muslimin dan membiayai mereka, sebagaimana Saudi dan AS juga menggunakan Ikhwanul Muslimin dalam Perang Dingin melawan Uni Soviet.”

Dia menepis anggapan bahwa Saudi mendanai kelompok-kelompok teroris, tapi juga mengakui bahwa ada orang-orang Saudi yang mendanai mereka. (mm/rayalyoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account