Beijing, LiputanIslam.com – Menlu Iran Hossein Amir-Abdollahian dan Menlu Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud dalam pertemuan antara keduanya menyatakan kesiapan masing-masing untuk mengembangkan hubungan Teheran-Riyadh dan mengimplementasikan perjanjian yang ada antara kedua negara.
Keduanya bertemu di China di China, Kamis (6/4), sebulan setelah kedua negara bersepakat untuk memulihkan hubungan diplomatik di bawah kesepakatan yang ditengahi China.
Abdollahian menyebutkan bahwa menurut pembicaraan yang diadakan dan pertukaran pesan antara Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi dan Raja Saudi Salman bin Abdulaziz, kedua negara memiliki keinginan untuk mengembangkan dan memperdalam hubungan.
Sembari mengekspresikan kepuasan dengan dimulainya kembali hubungan antara kedua negara, dia memasikan kesiapan Teheran memperluas hubungan dengan Riyadh di segala bidang.
Mengenai keharusan pengembangan hubungan di bidang ekonomi dan perdagangan serta investasi, Amir-Abdollahian juga mengumumkan negaranya siap mengadakan komisi ekonomi bersama Teheran-Riyadh.
Mengenai perjanjian yang ada antara Iran dan Arab Saudi, Menlu Iran mengatakan, “Dokumen dasar yang ada, bersama dengan keinginan para pemimpin kedua negara, telah memberikan dasar hukum dan peradilan yang diperlukan untuk mempromosikan kerjasama antara kedua negara di segala bidang.”
Menurutnya, pertumbuhan hubungan ekonomi dan investasi timbal balik dapat membantu memperkuat hubungan. Dia juga menilai transit sebagai salah satu bidang kerjasama yang penting, dan mengatakan bahwa posisi geopolitik Iran memberi Arab Saudi dan negara-negara Teluk Persia peluang unik untuk kerjasama komersial dengan negara-negara utara Iran.
Di pihak lain, Menlu Saudi menekankan kesiapan negaranya untuk mengimplementasikan perjanjian yang ada antara kedua negara, dan menyambut baik pertukaran delegasi tingkat tinggi antara Iran dan Saudi.
Bertolak dari asumsi bahwa hubungan baru antara Iran dan Saudi menciptakan suasana positif baru di seluruh kawasan, dia berkata, “Kami siap memperkuat suasana positif ini dalam hubungan regional dengan bantuan dan kerjasama Iran.” (mm/mna)
Baca juga: