Beirut, LiputanIslam.com –  Beirut, ibu kota Libanon, kembali dilanda unjuk rasa yang berujung bentrokan pengunjuk rasa dengan aparat yang berusaha membubarkan kerumunan pada Rabu malam (15/1/2020), hingga jatuh beberapa korban luka dan puluhan orang ditangkap.

Para aktivis Libanon kepada kantor berita Sputnik milik Rusia mengatakan, “Terjadi bentrokan sengit antara pengunjuk rasa dan pasukan keamanan di Beirut hingga jatuh sejumlah korban luka di pihak pengunjuk rasa.”

Palang Merah Libanon mencatat 35 orang terluka dan dilarikan ke rumah sakit, dan sebanyak 10 orang mendapat pertolongan di tempat.

Baca: Nasrallah: Pejuang Libanon Jadi Ancaman bagi Israel Berkat Jenderal Soleimani

Otoritas Libanon menyatakan sebanyak 47 petugas keamanan, empat di antaranya perwira, menderita luka, dan sebanyak 59 orang telah ditangkap dalam kericuhan yang berlangsung selama lima jam di pusat kota Beirut.

Dalam aksi itu massa antara lain menuntut pembebasan orang-orang yang ditangkap dalam unjuk rasa yang terjadi sehari sebelumnya. (mm/rtarabic)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*