Gaza, LiputanIslam.com – Tentara Zionis Israel berbangga memamerkan aksi bejatnya membakar persediaan makanan dan minuman yang diberikan kepada warga Palestina Jalur Gaza di lingkungan Shujaiya, sembari mengembangkan senyum lebar.
Aksi keji itu mereka lakukan di depan kamera, dan rekaman videonya kemudian beredar di media sosial. Mereka terlihat membakar kotak-kotak kerdus dalam truk berisi bantuan makanan yang diberikan kepada penduduk Gaza yang menderita krisis kelaparan dan kekurangan pangan selama berbulan-bulan.
Di tengah memburuknya kelaparan di Jalur Gaza, Komisaris Jenderal Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), Philippe Lazzarini, pada Ahad lalu (1/12) mengumumkan penangguhan pengiriman bantuan kemanusiaan melalui penyeberangan Kerem Shalom, koridor utama, ke Jalur Gaza.
https://t.me/ShehabTelegram2/149242
Penjabat Direktur Kantor Media UNRWA di Gaza, Enas Hamdan, mengatakan keputusan penangguhan itu terjadi karena adanya pencurian dan kondisi tidak aman saat truk bantuan masuk, serta sedikitnya jumlah truk yang masuk.
Hamdan dalam pernyataan pers menekankan bahwa UNRWA perlu memberikan perlindungan bagi tim kemanusiaan, dan bahwa mereka berupaya mencari solusi alternatif untuk mendatangkan bantuan.
Dia menjelaskan bahwa “sekitar 2 juta warga di Gaza bergantung pada bantuan”. Dia membenarkan laporan internasional yang menyebutkan semakin dekatnya kelaparan di Jalur Gaza.
Untuk hari ke-423 berturut-turut, pasukan pendudukan Israel melanjutkan perang genosida di Jalur Gaza, yang telah menyebabkan puluhan ribu orang gugur, terluka dan hilang. (mm/raialyoum)