Beirut, LiputanIslam.com – Berikut ini beberapa catatan mengenai perkembangan penting situasi perang Hizbullah melawan Israel serta ketegangan antara Iran dan Israel;
– Belakangan ini seruan meningkat di Iran untuk peninjauan kembali doktrin nuklir Iran agar negara republik Islam ini membuat bom nuklir di tengah memuncaknya ancaman dari Israel. Sebanyak 30-an anggota parlemen Iran mengajukan surat kepada Dewan Tinggi Keamanan Nasional berisikan desakan untuk evaluasi ulang kebijakan nuklir serta fatwa Pemimpin Besar Ayatullah Sayid Ali Khamenei yang melarang “penggunaan” senjata nuklir.
– Israel setiap hari terus menyerang Lebanon, namun Ketua Parelemen Iran, Muhammad Bagher Ghalibaf, malah berkunjung ke Lebanon, dan tak tanggung-tanggung, dia sendiri yang menerbangkan pesawat yang membawanya ke Beirut. Dalam kunjungan resmi atas undangan sejawatnnya dari Lebanon, Nabih Berri, itu setibanya di Bandara Internasional Rafik Hariri, Ghalibaf mengaku membawa pesan dari Ayatullah Khamenei kepada rakyat dan pejuang Lebanon bahwa Iran tetap bersama pemerintah dan rakyat Lebanon.
– Ghalibaf mendatangi salah satu lokasi yang menjadi target serangan udara Israel di kawasan Dahieh di pinggiran selatan Beirut, dan di situ dia mengatakan, “Kami bersama bangsa Lebanon dan Palestina, dan akan memberikan bantuan semampu kami.”
– Direktur Rumah Sakit (RS) Ziv Israel di Safed kepada CNN bahwa RS ini masih terus menerima tentara Israel korban perang darat di Lebanon selatan, dan bahkan di hari pertama operasi darat itu, RS ini telah menerima lebih dari 100 korban, dan jumlahnya terus membengkak seiring dengan berlanjutnya operasi militer.
– Tentara Israel memerintahkan penduduk 25 desa di Lebanon selatan untuk segera mengungsi, dan menuju ke utara sungai Awali, titik terakhir di selatan, sehingga jumlah distrik yang diminta untuk dikosongkan sejak dimulainya serangan darat bertambah menjadi 135.
– Sejarawan Osama Makdisi mengatakan, “Perhatikan bagaimana Israel dengan sengaja menghancurkan dan membombardur seluruh wilayah yang mayoritas penduduknya Syiah di Lebanon. Israel berupaya mengobarkan ketegangan sektarian dan mengeksploitasi pluralisme di Lebanon, demi mempromosikan visi mereka sendiri untuk superioritas etno-agama di Palestina.”
– NBC mengutip pernyataan para pejabat AS bahwa tidak ada indikasi bahwa Israel akan menyerang fasilitas nuklir Iran atau melakukan pembunuhan dalam serangan balik yang mungkin akan dilancarkan Israel terhadap Iran, setelah Iran pada 1 Oktober lalu menghujankan ratusan rudal ke Israel.
– Sebuah sumber di Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengungkapkan kepada surat kabar Kuwait Al-Jarida bahwa Mohammad Reza Falahzadeh, Asisten Panglima IRGC, ditunjuk sebagai “pengawas” Hizbullah Lebanon, sambil menunggu penunjukan sekjen baru kelompok pejuang Lebanon ini. Menurut sumber tersebut, keputusan itu diambil atas perintah Ayatullah Khamenei, di tengah kekhawatiran Israel akan membunuh siapa pun, sementara Hizbullah juga tampak masih merahasiakan kondisi Dewan Eksekutif Hizbullah Sayid Hashem Safyuddin, yang merupakan kandidat paling menonjol untuk menggantikan Sayid Hassan Nasrallah sebagai sekjen Hizbullah, dan paling dekat dengan Iran.
– CNN AS menyatakan bahwa tingkat perlawanan Hizbullah mengejutkan Israel, meskipun Israel melakukan pembunuhan terhadap banyak petinggi politik dan militer Hizbullah. CNN mengutip pernyataan para pengamat bahwa Hizbullah setiap hari melancarkan serangan secara sistematis terhadap Israel.
– NBC mengutip pernyataan pejabat Israel dan AS bahwa serangan balik Israel terhadap Iran mungkin terjadi selama hari raya Yom Kippur (11-12 Oktober), tapi sejauh ini tidak terjadi serangan.
– Seorang pejabat Iran mengatakan kepada New York Times: “Kami menyampaikan kepada negara-negara regional dan mediator dengan Washington bahwa kami akan memberikan balasan setimpal jika Israel menyerang fasilitas minyak kami.”
– Kementerian Kesehatan Lebanon pada hari Sabtu mengumumkan bahwa sedikitnya 15 orang gugur akibat serangan Israel di tiga wilayah yang secara tradisional bukan merupakan benteng Hizbullah.
– Pada Sabtu malam, kelompok pejuang Resistensi Islam Irak (IRI) melakukan dua operasi serangan drone terhadap dua target Israel di kota Eilat di bagian selatan Palestina pendudukan.
– Militer Israel menyatakan bahwa Hizbullah telah menembakkan sekira 320 proyektil dari Lebanon ke Israel pada Yom Kippur, hari raya paling suci Yahudi.
(mm/raialyoum)